Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Poli Penyakit Dalam Di RSUD Padang Panjang Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Ferdian, Rafel
Advisor:
Yasril, Abdi Iswahyudi
Athosra
Athosra
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kepuasan Pasien, Mutu Pelayanan Kesehatan, Rumah Sakit.
DOI:
-
Abstract :
Kepuasan pasien adalah hasil penilaian dalam bentuk respon perasaan senang dan puas pada pasien karena terpenuhinya harapan dan keinginannya dalam menggunakan dan mendapatkan pelayanan kesehatan. Berdasarkan hasil survei awal, pasien mengatakan kepuasan pasien masih belum tercapai sepenuhnya dikarenakan pelayanan yang diberikan belum maksimal seperti kepedulian petugas yang masih kurang dan sarana prasarana yang masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan mutu pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien poli penyakit dalam di RSUD Padang Panjang tahun 2022. Metode penelitian adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 3.041 pasien dengan jumlah sampel sebanyak 192. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian dilakukan pada bulan juli sampai dengan agustus 2022. Data kepuasan pasien reliability, responsivness, assurance, empathy, tangible dan waktu tunggu didapatkan menggunakan kuisioner. Analisis data yaitu teknik univariat dan bivariat dengan uji chi-square dengan = 0,05. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu bahwa ada hubungan mutu pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien dengan hasil univariat yaitu 104 (54.2%) respoden yang puas, 111 (57.8%) reliability baik, 107 (55.7%) responsivness baik, 116 (60.4%) assurance baik, 119 (62%) empathy baik, 105 (54.7%) tangible baik, 97 (50.5%) waktu tunggu baik. Dan hasil bivariat dengan nilai yaitu reliability (p value = 0,006), responsivness (p value = 0,000), assurance (p value = 0,002), empathy (p value = 0,003), tangible (p value = 0,000), dan waktu tunggu (p value = 0,000). Dapat disimpulkan bahwa mutu pelayanan yang paling beresiko terhadap kepuasan pasien adalah dimensi waktu tunggu dengan OR =5,131. Diharapkan petugas memberikan informasi kepada pasien tentang keadaan rumah sakit dan dokter yang bertugas kenapa masih belum dimulai pelayanan padahal sudah memasuki jam kerja, agar pasien tidak menganggap petugas tidak profesional dan tidak tepat waktu.