Analisis Implementasi Kebijakan Bina Keluarga Balita (BKB) Di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Agam Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Rahmi, Yulia
Advisor:
Susanty, Shantrya Dhelly
Fatma, Fitria
Fatma, Fitria
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kebijakan, Bina Keluarga Balita.
DOI:
-
Abstract :
Bina Keluarga Balita atau BKB adalah Layanan penyuluhan bagi orang tua dan anggota keluarga lainnya dalam mengasuh dan membina tumbuh kembang anak melalui kegiatan stimulasi fisik, mental, dan moral dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam rangka meningkatkan kesertaan pembinaan dan kemandirian ber-KB bagi Pasangan Usia Subur (PUS). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Studi kasus, dengan melihat komponen Input, Proses dan Output dari implementasi kebijakan, informan berjumlah 13 orang yang berasal dari Pegawai di Dinas DALDUK KB PP PA Kabupaten Agam, PLKB, Dan Kader BKB Kabupaten Agam. Penelitian ini dilakukan mulai JuliAgustus 2022. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Pengolahan data dengan mereduksi, menyajikan dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian segi input Kebijakan BKB sendiri sudah dijalankan, sarana prasarana sudah dilengkapi, namun kendala terdapat pada Sumber daya manusia BKB yang Masih Kurang Baik Partisipasi Dari Kader Maupun Anggota BKB dan Belum tersedianya Anggaran yang diberikan guna pelaksanaan kegiatan BKB. Dari segi proses saat pelaksanaan kegiatan kehadiran dari anggota BKB dikatakan masih rendah. Segi output kebijakan terkendala karena seluruh kegiatan yang di fokuskan ke penanganan pandemi sehingga pelaksanaan kegiatan saat ini di katakan tidak berjalan maksimal. Kesimpulan dari penelitian menyatakan Implementasi Kebijakan Bina keluarga Balita Di Dinas DALDUK KB PP PA Kabupaten Agam di katakan belum berjalan secara maksimal sehingga di harapkan melakukan Evaluasi kegiatan BKB di kabupaten Agam guna memperbaiki kesejangan dari kebijakan Bina Keluarga Balita yang terdapat dilapangan sehingga mampu mengatasi permasalahan dan mampu meningkatkan pelaksanaan kebijakan secara baik kedepannya.