Efektifitas Pijat Perineum Terhadap Tingkatan Derajat Ruptur Perineum Pada Primipara di Wilayah Kerja Puskesmas Payolansek Kota Payakumbuh Sumatera Barat Tahun 2016

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Ewima, Mutya
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
Nurdin
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pijat Perineum, Derajat Ruptur Perineum, Primipara.
DOI:
-
Abstract :
Perdarahan postpartum merupakan penyebab kematian ibu yang paling utama, dimana terjadi hampir seperempat dari seluruh kematian ibu didunia (WHO. 2006). Perdarahan postpartum menduduki peringkat pertama penyebab kematian maternal di Asia. Penyebab utama kematian ibu di Indonesia yaitu perdarahan pada waktu persalinan dimana salah satunya disebabkan oleh rupture perineum. Saat ini telah dilakukan metode alternatif hamil ditujukan untuk meminimalkan robekan perineum, salah satunya adalah pijat perineum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pijat perineum terhadap derajat ruptur perineum pada ibu primigravida. Jenis penelitian yang digunakan quasi experiment desain kelompok pembanding dengan statis. Sampel terdiri dari 30 responden, sampel dibagi menjadi kelompok primigravida ibu yang melakukan pijat perineum (15 responden) dan ibu primigravida yang tidak melakukan pijat perineum (15 responden). Teknik yang digunakan dalam penelitian ini sampel adalah teknik quota sampling. Pengumpulan data dengan observasi dari tingkat robekan perineum menggunakan lembar observasi dan formulir lembar pemantauan pijat perinemun. Tempat penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Payolansek Kota Payakumbuh. Uji statistik yang digunakan untuk mengetahui efektivitas pijat perineum terhadap derajat rupture perineum mengunakan uji T-Test Independent. Hasil: Resiko tidak terjadinya rupture perineum pada kelompok dipijat sebanyak 10 orang (66,7%). Sedangkan kelompok tidak dipijat sebanyak 5 orang (33,3%) . secara statistik hasilnya significant p value (0,024) < 0,05sehingga tindakan pijat perineum ini sangat efektif untuk mengurangi angka kejadian rupture perineum. Kesimpulan: Dengan dilakukannya pijat perineum secara teratur dan sesuai prosedur akan membuat otot perineum lebih elastis. Tindakan pijat perineum sangat efektif mencegah terjadinya ruptur perineum yang lebih dalam pada primipara.
Download From Google Drive