Pengaruh Pemberian Latihan Brisk Walking Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Puskesmas Tigo Baleh Bukittinggi Tahun 2022

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Adha, Fajar Aidil
Advisor:
Oktavianis
Segita, Riri
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Brisk Walking Exercise, Hipertensi, Tekanan Darah, Lanjut Usia.
DOI:
-
Abstract :
Lanjut usia mulai mengalami penurunan fungsi salah satunya pada sistem peredaran darah. Penurunan elastisitas dinding pembuluh darah dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Salah satu upaya penanganan untuk menurunkan tekanan darah adalah pemberian latihan Brisk Walking, terapi ini akan memunculkan resistensi perifer yang dapat mengakibatkan penurunan respon baroreseptor sehingga terjadi penurunan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Brisk Walking terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Desain penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan rancangan one group pretest post test design. Penelitian dilakukan pada tanggal 15 26 Agustus tahun 2022 dengan total 6 kali pemberian intervensi. Populasi penelitian berjumlah 32 lansia dengan sampel 10 lansia yang dipilih secara purposive sampling Analisa univariat menunjukkan rata-rata tekanan darah sebelum diberikan latihan Brisk Walking adalah 158/93 mmHg dengan standar deviasi = 13/6 mmHg. Tekanan darah terendah adalah 143/78 mmHg dan tekanan darah tertinggi adalah 184/100 mmHg. Kemudian rata-rata tekanan darah sesudah diberikan latihan Brisk Walking adalah 143/78 mmHg dengan standar deviasi = 5/6 mmHg. Tekanan darah terendah adalah 135/65 mmHg dan tekanan darah tertinggi adalah 150/85 mmHg. Analisa bivariat diperoleh rata-rata tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah pemberian latihan Brisk Walking pada lansia dengan hipertensi sebesar 15,3 mmHg dengan nilai p-value 0,005. Serta terdapat pula perbedaan rata-rata tekanan darah diastolik sebelum dan sesudah pemberian latihan Brisk Walking pada lansia dengan hipertensi sebesar 15,7 mmHg dengan nilai p-value 0,007. Sehingga dapat disimpulkan bahwa latihan Brisk Walking berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Dengan demikian, semakin sering melakukan latihan Brisk Walking maka tekanan darah pada lansia penderita hipertensi dapat lebih terkontrol dengan baik.
Download From Google Drive