Hubungan Cara Berjalan Dan Keseimbangan Terhadap Resiko Jatuh Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha (Pstw) Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2022

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Repiandini, Risa
Advisor:
Hasnita, Evi
Rahmiwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Lansia, Keseimbangan, Cara Berjalan, Resiko Jatuh.
DOI:
-
Abstract :
Lansia seiring dengan pertambahan umurnya akan diikuti dengan penurunan fungsi fisiologisnya, termasuk berbagai macam jenis penyakit degeneratif yang mulai menyerang. Kemunduran kemampuan fisik mempengaruhi mobilisasi lansia, sehingga beresiko terjadinya jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Hubungan Cara Berjalan Dan Keseimbangan Terhadap Resiko Jatuh Pada Lansia. Penelitian ini menggunakan Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi penelitian ini adalah 70 orang lansia. Dengan metode total sampling yang memenuhi kriteria inklusi sampel adalah 62 orang lansia. Pengumpulan data menggunakan uji lembar kuesioner. Hasil univariat diketahui sebanyak 40 (64,5%) dari 62 responden dengan tidak seimbang. Terdapat sebanyak 41 (66,1%) dari 62 respoden mengalami gangguan cara berjalan. Terdapat sebanyak 41 (66,1%) responden dengan resiko jatuh rendah dan 21 (33,95%) responden dengan resiko jatuh tinggi. Hasil bivariate ada hubungan keseimbangan dengan resiko jatuh (p = 0,027 dan OR = 5,182) dan cara berjalan (p = 0,009 dan OR = 8,205) dengan resiko jatuh. Disimpulkan bahwa faktor yang paling berhubungan dengan resiko jatuh pada lansia adalah cara berjalan diharapkan kepada lansia untuk selalu mengutamakan kehati-hatian dalam beraktivitas dan menerapkan olahraga ringan seperti senam pagi untuk mengurangi resiko jatuh pada lansia yang dapat menimbulkan permasalahan kesehatan pada lansia.
Download From Google Drive