Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketuban Pecah Dini Di Wilayah Kerja Puskesmas Sundatar Tahun 2016

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Putri, Devita Yuni Kusuma
Advisor:
Hasnita, Evi
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Ketuban pecah dini.
DOI:
-
Abstract :
Sampai saat ini ketuban pecah dini (KPD) preterm masih merupakan masalah di dunia termasuk Indonesia. Di Wilayah Kwrja Puskesmas Sundatar Masih terdapat beberapa ibu bersalin dengan indikasi Ketuban Pecah dini. Penyebab KPD belum diketahui secara pasti, namun kemungkinan yang menjadi faktor predisposisi adalah infeksi yang terjadi secara langsung pada selaput ketuban ataupun asenderen dari vagina atau serviks. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketuban pecah dini di wilayah kerja Puskesmas Sundatar Tahun 2016. Metode penelitian deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juli 2016. Populasi adalah seluruh ibu bersalin yang ada pada saat penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sundatar sebanyak 30 orang, dengan pengambilan sampel secara Accidental sampling. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil analisis univariat diketahui 60,0 % ibu bersalin usia tidak beresiko, 66,7 % paritas tidak beresiko, 80,0 % tidak mengalami gameli, 96,7 % tidak mengalami kelainan letak, 60,0 % mengalami KPD. Hasil bivariat diketahui faktor yang berhubungan dengan kejadian KPD adalah usia ibu (p = 0,007 dan OR = 17,286), dan paritas (p = 0,024 dan OR = 11,000). Disimpulkan bahwa tidak ada hubungan anemia, gameli dan kelainan letak dengan kejadian KPD. Diharapkan kepada petugas KIA di Puskesmas agar dapat memberikan penyuluhan kepada ibu hamil sehubungan dengan kejadian KPD, sehingga dalam kehamilannya ibu lebih berhati-hati dan memeriksakan diri secara rutin agar resiko kehamilan dapat dideteksi sedini mungkin.
Download From Google Drive