Pengalaman Orang Tua Dalam Menghadapi Anak Temperamental Dengan Berkebutuhan Khusus Di SLB Negeri 1 Solok Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Luthfia, Alifa
Advisor:
Mariyana, Rina
Syukri, Rahmat
Syukri, Rahmat
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pola Asuh, Anak Berkebutuhan Khusus, Temperamental.
DOI:
-
Abstract :
Anak yang mempunyai kelainan/penyimpangan dari kondisi rata-rata anak normal umumnya dalam hal fisik, mental maupun karakteristik perilaku sosial ialah anak dengan berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus menurut data Dinas Pendidikan Sumatera Barat tahun 2019 sebanyak 25.008. dari data tersebut berdasarkan survei dari hampir 1.500 orang tua menemukan bahwa 84% dari anak-anak meluapkan frustasinya dengan mengamuk, 8,6% memiliki temperamen sehari-hari. Salah satu penanganan temperamen yang dilakukan anak kepada orang tua adalah terapi behaviour yaitu terapi perilaku yang mengubah perilaku negatif yang dapat membahayakan. Untuk itu penulis mencari tau melalui wawancara orang tua untuk mengetahui Pengalaman Orang Tua Dalam Menghadapi Anak Temperamental Dengan Berkebutuhan Khusus Di SLB Negeri 1 Solok Tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan desan Kualitatif dengan teknik Purposive Sampling, dengan jumlah partisipan sebanyak 10 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan catatan lapangan. Kemudian data dianalisa menggunakan metode Collaizi. Hasil penelitian ini mengidentifikasi lima tema yang berkaitan dengan Pengalaman Orang Tua Dan Anak Dalam Menghadapi Kondisi Temperamental Dengan Anak Berkebutuhan Khusus tema-tema ini adalah : Kekerasan Fisik Yang Dilakukan Oleh Anak Kepada Orang Tua, Anak Emosi Pada Saat Temperamental, Perlakuan Orang Tua Pada Saat Anak Temperamental, Dampak Psikologis Orang Tua Menghadapi Anak Temperamental dan strategi koping keluarga dalam menghadapi anak temperamental dengan Anak berkebutuhan khusus. Dapat disimpulkan Orang tua yang memiliki anak anak berkebutuhan khusus menghadapi tantangan yang besar dalam mengasuh dan membesarkan anak mereka, maka kualitas hidup digambarkan berupa rasa pasrah total, bersyukur, ringan dalam menjalani kenyataan hidup dan tidak terlepas dari kesadaran diri informan akan kuasa Allah SWT.