Pengaruh Terapi Bekam (Cupping) Terhadap Kadar Kolestrol Pada Penderita Hiperkolesterolemia Di Universitas Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2022

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Husna, Hayatul
Advisor:
Mardison, Lydia
Rezkiki, Fitrianola
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Terapi Bekam (Cupping), Hiperkolesterolemia.
DOI:
-
Abstract :
Hiperkolesterolemia merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di seluruh dunia, Hiperkolesterolemia menjadi faktor resiko pada penyakit jantung koroner yang menyebab kan lebih dari 4 juta kematian di dunia setiap tahunya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Terapi Bekam (Cupping) Terhadap Kadar Kolestrol Pada Penderita Hiperkolesterolemia Di Universitas Fort De Kock Bukittinngi Tahun 2022. Desain penelitian ini adalah penelitian Quasy Eksperimen dengan rancangan one group pre-post test design, dimana dalam design ini observasi dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum eksperimen dan sesudah eksperimen .Teknik pengambilan sampel yang di gunakan adalah purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah Dosen, Staf dan Mahasiswa yang kadar kolestrol di ambang batas normal yaitu >200 mg/dl. Analisa univariat dilakukan uji shapiro wilk dan hasil hipotesa penelitian menggunakan uji wiloxon. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa rata-rata kadar kolestrol pada responden sebelum di lakukan intervensi adalah 242,90 mg/dl dan rata rata kadar kolestrol setelah di lakukan intervensi adalah 218,70 mg/dl. Hasil bivariat menjukkan terdapat perbedaan rata-rata tinkat kadar kolestrol sebelum dan sesudah pemberian terapi bekam pada responden di Universitas Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2022 ( p = 0,047 ) Dari hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa Terdapat Pengaruh Terapi Bekam (Cupping) Terhadap Kadar Kolestrol. Oleh karena itu di sarankan kepada responden agar menggunakan keperawatan Komplementer Bekam sebagai alternative yang mudah dilakukan tanpa efek samping yang membahayakan pada penderita hiperkolesterolemia.
Download From Google Drive