Asuhan Keperawatan Komplementer Pada Keluarga Tn. D Dengan Tahap Perkembangan VII Keluarga Dengan Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Pua Kabupaten Agam Tahun 2022
Categorie(s):
Karya Ilmiah Akhir Ners
Author(s):
Thoseny, Intan Rosya
Advisor:
Kartika, Imelda Rahmayunia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Supervisi, Motivasi, Kepatuhan Perawat, Five Moment, CuciTangan.
DOI:
-
Abstract :
Kepatuhan perawat dalam melakukan praktik five moment cuci tangan berdampak pada perawat dan pasien sehingga akan menurunkan mutu pelayanan rumah sakit. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian berjumlah 67 orang dengan kriteria inklusi yaitu perawat yang bekerja di rawat inap. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara supervisi dengan kepatuhan melakukan five moment dalam mencuci tangan (p = 0,024, OR = 3,235) dengan hasil dari 28 respondensupervisitidakbaikterdapat 20 (71,4%) respondentidakpatuh, sedangkan 39 responden supervisi baik terdapat 17 (43,6%) responden tidak patuh, dan ada hubungan motivasi (p = 0,009, OR = 3,833) dengan kepatuhan melakukan five moment dalam mencuci tangan, dengan hasil dari 32 responden motivasi rendah terdapat 23 (71,9%) responden tidak patuh, sedangkan 35 responden motivasi rendah terdapat 14 (40%) responden tidak patuh, Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa yang mempengaruhi kepatuhan five moment diantaranya adalah supervisi dan motivasi. Untuk itu diharapkan kepada semua pihak khusus perawat dan kepala ruangan agar mampu meningkatkan kepatuhan perawat melakukan five moment dalam mencuci tangan.