Asuhan Keperawatan Komplementer Pada Keluarga Tn. N Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Pua Jorong Limo Suku Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat
Categorie(s):
Karya Ilmiah Akhir Ners
Author(s):
Riska, Anisa Husna
Advisor:
Febrina, Wiwit
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hipertensi, Terapi Komplementer, Rebusan Daun Seledri, Rendam Kaki Air Hangat.
DOI:
-
Abstract :
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah peningkatan tekanan darah secara kronis. Tekanan darah yang melebihi 140/90 mmhg saat istirahat diperkirakan mempunyai keadaan darah tinggi. Tekanan darah yang selalu tinggi penyebab faktor resiko untuk stroke, serangan jantung, gagal jantung, dan merupakan penyebab utama gagal jantung kronis. Terapi komplementer adalah cara penanggulangan penyakit yang dilakukan sebagai pendukung kepada pengobatan medis konvensional atau sebagai pengobatan pilihan lain diluar pengobatan medis yang konvensional. Terapi komplementer merupakan terapi alamiah diantaranya adalah terapi herbal. Jenis terapi herbal yang dapat digunakan dalam penurunan tekanan darah adalah daun seledri dan hidroterapi rendam kaki air hangat. Dukungan keluarga sangat berperan penting dalam melakukan asuhan keperawatan yang diberikan. Daun seledri dan air hangat berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah, hingga aliran darah lebih cepat dan lancar dan meringankan kerja jantung memompa darah pada pada penderita hipertensi sehingga menormalkan kembali tekanan darah. Dengan menggunakan metode penelitian case study. Untuk mengelola asuhan keperawatan keluarga dengan pendekatan komplementer pada keluarga Tn.N di wilayah kerja puskesmas sungai pua tahun 2022. Setelah dilakukan intervensi yang diberikan secara teratur hasil pre dan post menunjukkan sebelum diberikan intervensi rebusan daun seledri TD: 150/100 mmHg setelah diberikan intervensi didapatkan 130/80 mmHg dan sebelum diberikan pada intervensi rendam kaki air hangat TD : 150/100 mmHg setelah diberikan intervensi didapatkan 125/80 mmHg. Kesimpulan rebusan daun seledri selama 5 hari yang dilakukan setiap pagi hari dan rendam kaki air hangat yang dilakukan selama 20 menit dalam 7 hari mampu menurunkan tekanan darah pada pasien dengan penyakit hipertensi.