Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas di BPS Ny.Y Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2016
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Fatmawati, Yulita
Advisor:
Santy, Rini
Miharti, Sari Ida
Miharti, Sari Ida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Penyembuhan Luka Perineum, Ibu Nifas.
DOI:
-
Abstract :
Luka pada perineum akibat episiotomi, ruptur uteri atau laserasi merupakan daerah yang tidak mudah kering. Pengamatan dan perawatan khusus diperlukan untuk menjamin agar daerah tersebut sembuh dengan cepat dan mudah. Pencucian daerah perineum memberikan kesempatan untuk melakukan inspeksi secara seksama pada daerah tersebut dan mengurangi rasa sakit. Data BPS Ny. Y di Kabupaten Pasaman Barat menyatakan bahwa 28% ibu bersalin mengalami luka perineum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan penyembuhan luka perineum di BPS Ny. Y Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di BPS Ny. Y Kabupaten Pasaman Barat. Pada Mei Agustus 2016. Populasi penelitian adalah semua ibu bersalin dan pengambilan sampel adalah total sampling dengan jumlah responden 48 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasilanalisis univariat diketahui 52,2% responden memiliki pengetahuan rendah, 62,5% responden memiliki perilaku konsumsi protein yang kurang baik, 62,5% responden memiliki cara perawatan luka perineum kurang baik dan 75% responden belum sembuh luka perineum. Uji statistik yang dilakukan didapatkan nilai p < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, konsumsi protein dan cara perawatan luka berhubungan dengan penyembuhan luka perineum di BPS Ny. Y Kabupaten Pasaman Barat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, disarankan kepada petugas untuk memberikan informasi dan edukasi tentang luka perineum dan cara perawatannya dan melakukan pemeriksaan rutin dan kunjungan masa nifas sehingga dapat dipantau luka perineum yang dialami oleh ibu bersalin.