Uji Toksisitas Akut Ekstrak Air Terstandar Kulit Kayu Manis (Cinnamomum Burmanii) Pada Mencit Putih Jantan (Mus Msuculus)
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Afrila
Advisor:
Putra, Fajrian Aulia
Putra, Billy Harnaldo
Putra, Billy Harnaldo
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kulit kayu manis (Cinnamomum burmanii), Thompson-Weil, Toksisitas akut, LD50.
DOI:
-
Abstract :
Uji toksisitas akut adalah tata cara tertentu yang dirancang untuk menentukan dosis letal median (LD50) suatu zat dan kemungkinan mekanisme kerja dan target 3 organnya. Tanaman kayu manis terutama bagian kulit batangnya pada umumnya digunakan secara tradisional baik sebagai bumbu masakan maupun sebagai bahan dalam pengobatan tradisional. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental murni dengan menggunakan hewan uji mencit putih jantan (Mus musculus) sebagai objek eksperimen yang telah dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2022. Hasil dari penelitian menunjukkan toksisitas akut (LD50) dihitung sebagai dosis yang memberikan kematian hewan sebanyak 50% dari jumlah hewan percobaan selama 24 jam setelah penyondean dan toksisitas pada dosis 2000, 4000, 8000, dan 16000 mg/kgBB. Dan untuk nilai (lethal dose) LD50 didapatkan hasil 5,6 g/kgBB dengan metode perhitungan Thompson-Weil, dimana nilai ini merupakan nilai dengan kategori praktis tidak toksik. Maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak air kulit kayu manis (Cinnamomum burmanii) yang telah terstandarisasi terbukti aman dengan nilai (LD50)5,6 g/kgBB dimana nilai ini masuk kedalam kategori praktis tidak toksik. Kategori toksisitas dari ekstrak kulit kayu manis (Cinnamomum burmanii) terhadap mencit putih jantan (Mus musculus) tergolong kategori praktis tidak toksik karena mempunyai LD50 5g/kgBB - 15g/kgBB. Maka untuk itu disarankan dapat dikembangkan menjadi sediaan obat herbal terstandar.