Efektivitas Pemberian Ekstrak Etanol Bawang Merah (Allium Cepa L) Terhadap Penurunan Jumlah Mikroorganisme Udara
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Febriani, Fidri Rahmi
Advisor:
Saputra, Harry Ade
Fitriani, Oryza Sativa
Fitriani, Oryza Sativa
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Ekstrak, Allium Cepa L, Mikroorganisme Udara, Bakteri, Jamur.
DOI:
-
Abstract :
Udara yang kotor banyak mengandung mikroorganisme seperti bakteri, jamur, virus dan lainnya yang dapat menimbulkan penyakit menular salah satunya infeksi nosokomial. Pengunaan desinfektan yang mengandung bahan kimia dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan terjadinya resistensi kuman. Salah satu bahan alam yang memiliki senyawa yang bersifat sebagai desinfektan adalah bawang merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian ekstrak etanol bawang merah (Allium cepa L) terhadap penurunan jumlah mikroorganisme udara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan post test only design. Dengan metode analisa data menggunakan one way ANOVA.Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Juli 2022 di laboratorium Farmasi Universitas Fort De Kock Bukittinggi. Pengujian dilakukan dengan mendispersikan ekstrak menggunakan diffuser selama 15 menit dalam ruang terbatas dengan konsentrasi 0,4%, 0,8% dan 1,2%. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode settle plate. Hasil ekstraksi didapatkan randemen sebanyak 4,75%. Ratarata jumlah koloni bakteri setelah didispersikan ekstrak bawang merah konsentrasi 0,4%, 0,8% dan 1,2% berturut-turut yaitu 49,3CFU/15 menit, 35,6CFU/15 menit dan 24,6CFU/15 menit. Rata rata jumlah koloni jamur setelah didispersikan ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 0,4%, 0,8% dan 1,2% berturut-turut yaitu 28CFU/15 menit, 21CFU/15 menit dan 5,3CFU/15 menit. Hasil uji statistic didapatkan adanya perbedaan jumlah mikroorganisme udara setelah diberikan perlakuan, dimana nilai p-value 0,05. Dimana p-value koloni bakteri 0,006 dan p-value koloni jamur 0,002. Kesimpulan adanya perbedaan jumlah mikroorganisme udara setelah didispersikan ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 0,4%, 0,8% dan 1,2%. Perlunya pengujian lebih lanjut menggunakan ruang dan konsentrasi yang lebih besar.