Uji Aktivitas Antidisfungsi Hati Ekstrak Etanol Bawang Dayak (Eleutherine Bulbosa) Pada Mencit Putih Jantan (Mus Musculus)
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sari, Thya Wulan
Advisor:
Andika, Miming
Yesti, Yulia
Yesti, Yulia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Bawang Dayak, Disfungsi Hati. CCl4.
DOI:
-
Abstract :
Setiap tahunnya disfungsi hati dapat menyebabkan kematian lebih dari 1 juta
jiwa. Disfungsi hati dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain seperti penggunaan obat yang memiliki efek toksik, infeksi, mengkonsumsi alkohol secara berlebihan, autoimun, serta hepatitis. Disfungsi hati dapat dicegah dengan adanya efek antioksidan yang berasal dari senyawa flavonoid. Salah satu tumbuhan yang mempunyai kandungan antioksidan adalah bawang dayak. Efek antioksidan tersebut dapat melindungi sel hati dari kerusakan dengan cara mencegah adanya radikal bebas.Tujuan penelitian untuk Mengetahui pengaruh ekstrak etanol bawang dayak sebagai antidisfungsi hati pada mencit putih jantan (Mus Musculus). Penelitian ini bersifat True Experimental dengan Rancangan PreTest PostTest Controul Group Desig, menggunakan hewan uji mencit yang dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok positif, kelompok negatif, kelompok dosis ekstrak (50, 100 dan 200
mg/KgBB) dan kelompok pembanding. Penginduksi yang digunakan yaitu CCl4 selama 7 hari. Pengukuran parameter disfungsi hati menggunakan alat kimia Auto Analyzer (biosystem A25). Analisa data menggunakan ANOVA satu arah yang di lanjutkan dengan uji Bonferron didapatkan hasil bahwa pemberian ekstrak etanol bawang dayak dengan dosis 50 mg/KgBB, 100 mg/KgBB dan 200 mg/KgBB berpengaruh terhadap gambaran histopatologi hati serta terhadap penurunan kadar SGPT dan SGOT secara signifikan (p
jiwa. Disfungsi hati dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain seperti penggunaan obat yang memiliki efek toksik, infeksi, mengkonsumsi alkohol secara berlebihan, autoimun, serta hepatitis. Disfungsi hati dapat dicegah dengan adanya efek antioksidan yang berasal dari senyawa flavonoid. Salah satu tumbuhan yang mempunyai kandungan antioksidan adalah bawang dayak. Efek antioksidan tersebut dapat melindungi sel hati dari kerusakan dengan cara mencegah adanya radikal bebas.Tujuan penelitian untuk Mengetahui pengaruh ekstrak etanol bawang dayak sebagai antidisfungsi hati pada mencit putih jantan (Mus Musculus). Penelitian ini bersifat True Experimental dengan Rancangan PreTest PostTest Controul Group Desig, menggunakan hewan uji mencit yang dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok positif, kelompok negatif, kelompok dosis ekstrak (50, 100 dan 200
mg/KgBB) dan kelompok pembanding. Penginduksi yang digunakan yaitu CCl4 selama 7 hari. Pengukuran parameter disfungsi hati menggunakan alat kimia Auto Analyzer (biosystem A25). Analisa data menggunakan ANOVA satu arah yang di lanjutkan dengan uji Bonferron didapatkan hasil bahwa pemberian ekstrak etanol bawang dayak dengan dosis 50 mg/KgBB, 100 mg/KgBB dan 200 mg/KgBB berpengaruh terhadap gambaran histopatologi hati serta terhadap penurunan kadar SGPT dan SGOT secara signifikan (p