Uji Aktivitas Ekstrak Biji Kakao (Theobroma Cacao) Sebagai Stimulan Pada Mencit Putih Jantan (Mus Musculus) Dengan Metode Rotarod
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Chairunnisa, Siti
Advisor:
Putra, Fajrian Aulia
Yesti, Yulia
Yesti, Yulia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Biji Kakao(Theobroma cacao), Stimulan, Rotarod.
DOI:
-
Abstract :
Kafein pada biji kakao bermanfaat sebagai efek stimulan dan juga untuk merangsang sistem saraf pusat,percepatan denyut jantung serta memiliki efek menguntungkan pada ketahanan mental dan fisik berpikir,konsentrasi dan juga mengurangi kelelahan dan ngantuk. Maka mengkonsumsi kafein yang terkandung didalam coklat atau biji coklat tersebut bisa menjadi solusi efektif untuk membangkitkan semangat karena kafein efektif untuk memberikan stimulan pada otak sehingga otak mampu mensugesti tubuh untuk lebih aktif. Tujuan penelitian adalah untuk mencari varian dosis terbaik dalam efek-efek stimulan pada mencit putih jantan (Mus Musculus). Penelitian ini bersifat kuantitatif rancangan penelitian eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah sampel dari biji kakao. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2022. Data dianalisis secara Univariat dan Bivariat menggunakan uji statistik One Way Anova. Hasil analisis univariat diperoleh rata-rata durasi ketahanan mencit diatas rotarod sesudah pemberian dosis ekstrak biji kakao (Theobroma Cacao) pada kelompok pemberian EBK 0,25 mg/grBB yaitu 3,40 detik, pada kelompok pemberian EBK 0,5 mg/grBB yaitu 3,67 detik dan pada kelompok pemberian EBK 1 mg/grBB yaitu 5,33 detik. Sedangkan pada kelompok Kontrol + (Pemberian kafein) yaitu 7,47 detik dan pada kelompok Kontrol - (Pemberian Na CMC 0,5 %) yaitu 3,33 detik.. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Annova diperoleh perbedaan aktivitas ekstrak biji kakao (Theobroma Cacao) sebagai stimulan pada mencit putih jantan (Mus Musculus) dengan metode rotarod(Pvalue=0,016). Dosis yang paling efektif dalam menguji aktivitas stimulan pada mencit putih jantan ialah dosis EBK 1 mg/grBB dengan rata-rata dan standar deviasi 5,33 4,80. Perbedaan aktivitas ekstrak biji kakao (Theobroma Cacao) sebagai stimulan pada mencit putih jantan (Mus Musculus) dengan metode rotarod. Diharapkan dapat diteliti lebih lanjut lagi sehingga lebih efekif, frekuensi dan waktu yang lebih tepat terhadap peningkatan stimulan pada mencit putih jantan (Mus musculus).