Analisis Kandungan Flavonoid Total Dan Kuersetin Ekstrak Etanol 70% Dari Tanaman Sungkai (Peronema Canescens Jack)
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Anisa
Advisor:
Putra, Billy Harnaldo
Andika, Miming
Andika, Miming
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Sungkai, True Eksperimen, ekstraksi, Flavonoid, Kuersetin.
DOI:
-
Abstract :
Fungsi sistem imun sangat diperlukan untuk mempertahankan tubuh dari serangan pathogen (bakteri, virus, fungi dan radikal bebas) atau sel-sel kanker sehingga sangat penting untuk memelihara kesehatan. Sistem imun tubuh berperan membuang sel-sel yang tidak normal dan dapat membahaykan tubuh, selain itu sitem imun berfungsi untuk memjaga keseimbangan tubuh agar tetap sehat. Meningkatkan sistem imun tubuh dapat dilakukan sebagai tindakan pencegahan salah satunya dengan mengonsumsi tumbuhan-tumbuhan alami. Peluang dan prospek imunomodulator dari bahan alami di Indonesia memiliki prospek yang cerah karena masyarakat sudah memilih imunodulator alami daripada imunodulator yang terbuat dari bahan kimia, salah satu tanaman obat yang berfungsi sebagai imunomodulator adalah sungkai. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan jenis True Eksperimen. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini ditujukan untuk menguji adanya kandungan flavonoid serta penetapan kandungan flavonoid total dan kuersetin pada tanaman sungkai. Pada penelitian ini di dapatkan hasil rendemen ekstraksi dari tanaman sungkai sebesar 5.9% pada daun, 4% pada batang, 0.845% pada akar. Pada pengujian kadar flavonoid di dapatkan sebesar 307.1 ppm pada daun, 248 ppm pada batang, 146 ppm pada akar. Hasil pengujian kadar kuersetin di dapatkan sebesar Pada fraksi I daun sebesar 8.22 ppm, batang 12.546 ppm, akar dari 12.907 ppm. Pada fraksi II daun di dapatkan sebesar 60.647 ppm, batang 182.014 ppm, dan pada akar 57.19 ppm.Pada fraksi III daun sebesar 16.879 ppm, batang 178.271 ppm, pada akar 55.49 ppm. pada hasil pengujian FTIR terdapat gugus fungsi O-H pada daerah sidik jari 3339.93 cm-1 , C-H pada daerah sidik jari 2928.64 cm-1 dan 1360.01cm-1 , C=C pada daerah sidik jari 1565.68 cm-1 , C-O-C pada daerah sidik jari 1265.68 cm-1 , dan C-C pada daerah sidik jari 1042,14 cm-1 .