Pemanfaatan Ekstrakkulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyhizus) Sebagai Pangan Fungsional Dalam Minuman Probiotik
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yanti, Defri
Advisor:
Yesti, Yulia
Fitriani, Oryza Sativa
Fitriani, Oryza Sativa
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kulit Buah Naga, Minuman Probiotik.
DOI:
-
Abstract :
Kulit buah naga merupakan limbah yang masih sangat jarang digunakan atau dimanfaatkan. Kulit buah naga merah mengandung senyawa flavonoid dan polifenol, yang mempunyai aktivitas antioksidan.Penelitian ini ditujukan untuk pemanfaatan ekstrak kulit buah naga merah (hylocereus polyhizus) sebagai pangan fungsional dalam minuman probiotik untuk mengetahui pH, organoleptis (bentuk, warna, bau dan rasa), dan total bakteri asam laktat terhadap pembuatan minuman probiotik yang difermentasikan oleh bakteri Lactobacillus. Jenis penelitian menggunakan dengan metode eksperimental, Waktu penelitian bulan Juli sampai Agustus, Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Farmasi Fakultas Kesehatan Universitas Fort De Kock Bukittinggi, Laboratorium Farmasi Universitas Andalas dan Laboratorium Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Sampel yang digunakan yaitu kulit buah naga merah yang berasal dari kota Bukittinggi. Pengujian terhadap minuman probiotik ekstrak kulit buah naga merah sebagai pangan fungsuional dari beberapa konsentrasi memiliki pH pada konsentrasi 0%, 2% dan 8% adalah 6,25; 6,23; dan 5,25. Ujiorganoleptis dengan bentuk Kental, warna putih, aroma susu, dan rasa manis. Uji Total Bakteri Asam Laktat konsentrasi 0%, 2%, dan 8% adalah 715 x 108CFU/mL;376 x 108CFU/mL; dan 244 x 108CFU/mL. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit buah naga merah dapat dijadikan sebagai pangan fungsional dalam minuman probiotik, memiliki nilai uji organoleptis, pH dan total bakteri asam laktat sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).