Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Teh Herbal Dari Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyhizus) Dan Kulit Kayu Manis (Cinnamomum Burmanii)

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Burma, Fahira Azlaini
Advisor:
Yesti, Yulia
Andika, Miming
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kulit Buah Naga Merah,Kulit Kayu Manis Sediaan Teh Herbal, Uji Antioksidan.
DOI:
-
Abstract :
Indonesia merupakan negara penghasil tanaman ,terutama di daerah tropis Indonesia terdapat 30.000 spesies tumbuhan. Dari jumlah tersebut, terdapat 9.600 spesies tumbuhan yang bermanfaat sebagai obat, tetapi 200 spesies yang telah dimanfaatkan sebagai bahan baku dibidang industry herbal untuk kesehatan,salah satunya dari buah buahan kulit buah naga merah(hylocereus polyrhizus).Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif yang telah dilaksanakan dari bulan juli-agustus 2022.untuk data yang diperoleh pada penelitian ini ditunjukan untuk menentukan adanya kandungan antioksidan sediaan teh herbal pada kulit buah naga merah(hylocereus polyrhizus)dan kulit kayu manis(cinnamomum burmani) dan untuk pada analisa data, data yang diperoleh dilakukan uji regresi linear menggunakan program SPSS v16 untuk mendapatkan persamaan linear, sehingga diperoleh nilai aktivitas antioksidan (IC50). Analisa data dilanjutkan dengan metode one way anova (ANOVA).Maka dapat disimpulkan bahwa sediaan teh herbal kulit buah naga merah ( hylocereus polyrhizus ) dan kulit kayu manis ( cinnamomum burmanii ) pada uji antioksidan terdapat suhu yang baik yaitu pada suhu 80OC (45,123 ppm) karna berdasarkan IC50 karna semakin rendah nilai IC50 maka semakin kuat nilai IC50. Nilai IC50 merupakan konsentrasi efektif zat antioksidan yang mampu menghambat aktivitas suatu radikal bebas sebesar 50%. Untuk nilai IC50 untuk teh kombinasi kulit buah naga merah dan kulit kayu manis pada suhu 60OC(47,605 ppm) dan suhu 100OC(48,585 ppm) Dimana radikal bebas yang sangat baik yaitu pada pemanasan suhu 80OC. Hasil menunjukan bahwa suhu pemanasan simplisia teh herbal memiliki pengaruh terhadap antioksidan yang dihasilkan pada masing-masing sampel. Dapat disimpulkan bahwa dari 3 perbedaan variasi pemanasan suhu, hasil antioksidan yang sangat baik di suhu 80OC dengan hasil IC50 yaitu 45,123 ppm. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan pembuatah teh herbal kulit buah naga dan kulit kayu manis dalam bentuk celup sehingga penyajian lebih cepat,mudah dan praktis.Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui daya simpan dari produk teh herbal kulit buah naga dan kulit kayu manis.
Download From Google Drive