Analisis Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Metformin Pada Pasien DM Tipe 2 Di Puskesmas Tigo Baleh Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Weli
Advisor:
Putra, Billy Harnaldo
Fitriani, Oriza Sativa
Fitriani, Oriza Sativa
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Tingkat kepatuhan, Metformin, Diabetes melitus tipe 2.
DOI:
-
Abstract :
Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronik yang akan semakin meningkat prevalensinya di masa mendatang. Dalam pencegahan terjadinya komplikasi penyakit pada penderita DM diperlukan adanya kepatuhan pasien terhadap penggunaan obat sesuai yang dianjurkan dokter. Kepatuhan pasien sangat diperlukan untuk mencapai keberhasilan terapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan obat metformin pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di puskesmas tigo baleh. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif merupakan penelitian deskriptif yang bersifar observasional. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Populasi penelitian adalah seluruh pasien diabetes melitus tipe 2 yang berobat rawat jalan di Puskesmas Tigo Baleh. Waktu penelitian dimulai bulan Juni sampai Juli 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara, observasi. Berdasarkan hasil penelitian dari sebanyak 10 informan terdapat 5 pasien tidak patuh, 3 pasien patuh dan 2 pasien kurang patuh dalam mengkonsumsi obat metformin dan kondisi ini berkaitan dengan gejala-gejala yang dirasakan yaitu merasa bosan, merasa terlalu sering dan banyak mengkonsumsi obat, jika tidak mengalami gejala dan keluhan yang berkaitan dengan peningkatan kadar glukosa darah, maka mayoritas pasien akan menghentikan atau mengurangi konsumsi obat dan akan kembali rutin jika merasakan gejala peningkatan kadar glukosa darah. Kesimpulan dari hasil penelitian analisis tingkat kepatuhan penggunaan obat metformin pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Tigo Baleh yaitu banyak yang tidak rutin dan tidak patuh dalam konsumsi obat metformin sehingga menyebabkan meningkatnya kadar glukosa darah pasien maka diketahui jika pasien tidak patuh dan tidak rutin mengkonsumsi obat dan kontrol glukosa darah maka glukosa pasien akan meningkat.