Pengaruh Deep Breathing Exercise Dan Brisk Walking Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Puskesmas Tigobaleh Bukitinggi Tahun 2022
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Ilza, Syifarah Nadhealita
Advisor:
Silvia
Munawarah, Siti
Munawarah, Siti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Deep Breathing Exercise, Brisk Walking Exercise, Hipertensi, Lansia.
DOI:
-
Abstract :
Pertambahan usia pada seseorang juga berpotensi munculnya penyakit yang
diakibatkan oleh efek penuaan, salah satunya adalah hipertensi pada lansia. Penyakit hipertensi merupakan salah satu silent killer karena tidak terdapat tanda dan gejala. Salah satu tindakan non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah tinggi adalah dengan aktifitas fisik berupa Deep Breathing Exercise dan Brisk Walking Exercise. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan rancangan one group pre testpost test design. Populasi penelitian berjumlah 32 lansia dengan sampel 10 lansia yang dipilih secara purposive sampling. Analisa univariat menunjukkan rata-rata tekanan darah sebelum pemberian Deep Breathing Exercise dan Brisk Walking Exercise
pada lansia dengan hipertensi adalah 151,90 mmHg dengan standard deviasi 5,405 mmHg. Kemudian rata-rata tekanan darah sesudah pemberian Deep Breathing Exercise dan Brisk Walking Exercise pada lansia dengan hipertensi adalah 132,70 mmHg dengan standard deviasi 3,683 mmHg. Analisa bivariat diperoleh nilai p-value uji t-dependent tekanan darah dengan perbedaan rata-rata kedua variable yaitu 19,20. Hasil p Value sebesar 0,0005
diakibatkan oleh efek penuaan, salah satunya adalah hipertensi pada lansia. Penyakit hipertensi merupakan salah satu silent killer karena tidak terdapat tanda dan gejala. Salah satu tindakan non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah tinggi adalah dengan aktifitas fisik berupa Deep Breathing Exercise dan Brisk Walking Exercise. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan rancangan one group pre testpost test design. Populasi penelitian berjumlah 32 lansia dengan sampel 10 lansia yang dipilih secara purposive sampling. Analisa univariat menunjukkan rata-rata tekanan darah sebelum pemberian Deep Breathing Exercise dan Brisk Walking Exercise
pada lansia dengan hipertensi adalah 151,90 mmHg dengan standard deviasi 5,405 mmHg. Kemudian rata-rata tekanan darah sesudah pemberian Deep Breathing Exercise dan Brisk Walking Exercise pada lansia dengan hipertensi adalah 132,70 mmHg dengan standard deviasi 3,683 mmHg. Analisa bivariat diperoleh nilai p-value uji t-dependent tekanan darah dengan perbedaan rata-rata kedua variable yaitu 19,20. Hasil p Value sebesar 0,0005