Pengaruh Pemberian Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekana Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Puskesmas Tigo Baleh Bukittinggi Tahun 2021
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Lorensa, Fareza Serly
Advisor:
Segita, Riri
Olyverdi, Reza
Olyverdi, Reza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Relaksasi Otot Progresif, Hipertensi, Tekanan Darah, Lanjut Usia.
DOI:
-
Abstract :
Lanjut usia mulai mengalami penurunan fungsi salah satunya pada sistem peredaran darah. Penurunan elastisitas dinding pembuluh darah dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Salah satu upaya penanganan untuk menurunkan tekanan darah adalah terapi relaksasi otot progresif, terapi ini bertujuan untuk memunculkan respon relaksasi yang dapat merangsang aktivitas saraf simpatis dan parasimpatis sehingga terjadi penurunan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Desain penelitian ini adalahquasi eksperiment dengan rancangan one group pretest post test design. Populasi penelitian berjumlah 32 lansia dengan sampel 15lansia yang dipilih secara purposive sampling. Analisa univariat menunjukkan rata-rata tekanan darah sebelum pemberian terapi relaksasi otot progresif pada lansia dengan hipertensi adalah 151,67/96,33 mmHg dengan standar deviasi 7,237/4,419 mmHg.Kemudian rata-rata tekanan darah sesudah pemberian terapi relaksasi otot progresif pada lansia dengan hipertensi adalah 137,0/90,33 mmHg dengan standar deviasi 7,270/5,499 mmHg.Analisa bivariat diperoleh nilai p-value uji t-dependenttekanan darah sistolik 0,000 dan tekanan darah diastolik 0,000.Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Dengan demikian, semakin sering melakukan terapi relaksasi otot progresif maka tekanan darah pada lansia penderita hipertensi dapat lebih terkontrol dengan baik.