Hubungan Antara Jenis Kelamin Dan Indeks Masa Tubuh (IMT) Terhadap Flatfoot Pada Anak SDIT Syahiral Ilmi (7- 9 Tahun) Tahun 2022

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Ramadhani, Salsa Dilla
Advisor:
Hasnita, Evi
Febriani, Yelva
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Flatfoot, jenis kelamin, indeks masa tubuh (IMT).
DOI:
-
Abstract :
Flatfoot merupakan keadaan bentuk kaki dengan bagian telapak kaki yang terlalu rendah atau bahkan menyentuh permukaan lantai saat kaki berdiri atau berjalan. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya flatfoot adalah obesitas. Obesitas merupakan kategori IMT paling tinggi pada anak-anak. Di kota Bogor prevalensi obesitas semakin meningkat dari tahun ke tahun yang mayoritas terjadi pada anak usia sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan desaian cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan maret 2022. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 130 orang anak di sdit syahiral ilmi tahun 2022. Hasil uji static chi squere didapatkan angka kejadian flatfoot pada anak sdit syahiral ilmi adalah 54 anak (41,5%.) jenis kelamin yang paling banyak yaitu perempuan sebanyak 68 anak (52,3%) dan indeks masa tubuh anak yang memiliki kategori normal sebanyak 62 anak (47,7%). Nilai signifikan hubungan indeks masa tubuh terhadap flatfoot didapatkan p=0,02. Nilai signifikan tidak ada hubungan antara jenis kelamin terhadap flatfoot didapatkan p=0,428. Disimpulkan tidak ada hubungan antara jenis kelamin terhadap flatfoot dan ada hubungan antara indeks masa tubuh terhadap flatfoot pada anak sdit syahiral ilmi (7-9 tahun) tahun 2022.
Download From Google Drive