Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hallux Valgus Pada Guru SMA Yang Menggunakan High Heels Dikota Bukittinggi 2022
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Putri, Sri Widia
Advisor:
Utami, Rindu Febriyeni
Olyverdi, Reza
Olyverdi, Reza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Guru, Hallux Vagus, High Heels.
DOI:
-
Abstract :
Menurut laporan terbaru yang meliput Amerika, Jerman, Rusia, Spanyol, dan Cina, kejadian HV adalah 23% pada orang usia lanjut 18 hingga 65 tahun dan 35,7% pada mereka yang berusia > 65 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hallux valgus pada guru SMA yang menggunakan High Heels dikota Bukittinggi 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMA Kota Bukittinggi bejumlah 308 orang, penelitian dilakukan pada Mei sampai Juni 2022. Sampel penelitian ini sebanyak 73 guru. Pengambilan sampel secara accidental sampling, analisis data Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara tipe high hells(Pvalue= 0,001), Usia(Pvalue= 0,025), lama penggunaan high heels dalam 1 hari(Pvalue= 0,001), IMT(Pvalue= 0,009) dan riwayat keluarga(Pvalue= 0,0001) dengan kejadian Hallux Vagus pada Guru SMA di Kota Bukitinggi tahun 2022. Jadi, variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian hallux vagus adalah riwayat keluarga. Diharapkan guru agar mengurangi durasi pemakaian high heels dalam sehari serta memilih sepatu dengan kotak sepatu lebih luas (wider toe box) yang dapat mengurangi nyeri penonjolan medial dengan memberikan ruang pada kaki sehingga mengurangi resiko Hallux Vagus.