Hubungan Lama Kerja dan Postur Pergelangan Tangan Terhadap Kejadian Carpal Tunnel Syndrome Pada Pengendara Ojek Online di Wilayah Kota Bukittinggi Tahun 2022

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Fitriani, Dessy
Advisor:
Oktavianis
Utami, Rindu Febriyeni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Lama Kerja, Postur Pergelangan Tangan, Carpal Tunnel Syndrome (CTS).
DOI:
-
Abstract :
Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan neuropati tekanan terhadap nervus medianus dalam terowongan karpal pada pergelangan tangan. Carpal
Tunnel Syndrome (CTS) dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lama kerja dan postur pergelangan tangan. Semakin lama seseorang bekerja dengan postur pergelangan tangan beresiko maka semakin lama terjadi penekanan pada saraf medianus yang bisa memperbesar kejadian CTS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama kerja dan postur pergelangan tangan terhadap kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada pengendara ojek online di wilayah Kota Bukittinggi Tahun 2022. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan study cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling, didapatkan 35 responden di Jam Gadang Kurir dan Meme Antar Bukittinggi. Pengambilan data menggunakan
lembar observasi kuesioner dan lembar kerja RULA. Pengolahan data hasil
penelitian menggunakan uji chi-square. Dari hasil penelitian ini terdapat hubungan antara lama kerja dan postur pergelangan tangan terhadap kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada pengendara ojek online di Wilayah Kota Bukittinggi. Hasil uji statistik didapatkan angka kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah 29 orang (82.9%), lama kerja beresiko adalah 22 orang (62.9%) dan postur pergelangan tangan beresiko adalah 27 orang (77.1%) dari 35 responden. Nilai signifikasi kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) dengan lama kerja beresiko didapatkan p=0,019 dan postur pergelangan tangan beresiko didapatkan p
Download From Google Drive