Pengaruh Pemberian Tens Dan Mobilization With Movement Terhadap Lingkup Gerak Sendi (LGS) Bahu Pada Pasien Frozen Shoulder Di RSUD M.Natsir Solok Tahun 2022
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Fadilla, Ficha
Advisor:
Utami, Rindu Febriyeni
Sagita, Riri
Sagita, Riri
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Frozen shoulder, TENS, mobilization with movement.
DOI:
-
Abstract :
Frozen shoulder adalah suatu kondisi yang ditandai dengan kekakuan dan nyeri pada sendi bahu, dimana biasanya disebabkan karena immobilisasi yang lama pada bahu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian TENS dan mobilization with movement untuk meningkatkan lingkup gerak sendi bahu pada pasien frozen shoulder. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan metode one group pretest dan postest desain. Penelitian ini dilakukan di RSUD M.Natsir Solok. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel penelitian berjumlah 10 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lingkup gerak sendi sebelum dan sesudah intervensi mengalami perubahan. Hasil analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test beda rata-rata gerak fleksi sebelum dan sesudah intervensi yaitu 0,68 dan p-value 0,005, gerak ekstensi dengan beda rata-rata 0,031 dan p-value 0,004. Gerak abduksi dengan beda rata-rata 0,456 dan p-value 0,004, gerak adduksi dengan beda rata-rata 0,764 dan p-value 0,004. Gerak eksorotasi dengan beda rata-rata 0,173 dan p-value 0,004, gerak endorotasi dengan beda rata-rata 1,512 dan p-value 0,004. Dimana dilihat secara keseluruhan p< 0,05 artinya terdapat pengaruh TENS dan Mobilization With Movement terhadap lingkup gerak sendi bahu pada pasien frozen shoulder. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian TENS dan mobilization with movement dapat meningkatkan lingkup gerak sendi bahu pada pasien frozen shoulder.