Beda Pengaruh Latihan Dual Task Training (Motor Cognitive) Dan Heel Raise Exercise Terhadap Keseimbangan Dinamis Pada Anak Usia 7-8 Tahun Di SDN 06 Pulai Anak Air Tahun 2022

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Alan, Dirohanita
Advisor:
Febriani, Yelva
Olyverdi, Reza
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Anak Usia 7-8 Tahun, Dual Task Training, Heel Raise Exercise, Keseimbangan Dinamis.
DOI:
-
Abstract :
Anak usia 7-8 tahun ditandai dengan gerak dan aktivitas motorik yang lincah ditambah adanya tuntutan untuk mulai mengeksplorasi lingkungan sehingga dibutuhkan keterampilan motorik. Salah satu aspek keterampilan motorik adalah keseimbangan dinamis. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan pendekatan purposive sampling with two group pre test and post test. Sampel pada penelitian ini sebanyak 20 orang anak. Pengambilan data menggunakan balance beam walking test. Pengolahan data hasil penelitian mengunakan uji wilcoxon dan uji mann whitney. Hasil penelitian ini terdapat perbedaan pemberian sebelum dual task training yaitu 3,20 dan sesudah dual task training yaitu 4,40. Hasil penelitian pemberian sebelum heel raise exercise yaitu 3,30 dan sesudah heel raise exercise yaitu 3,80. Dimana perbedaan rata-rata sesudah pemberian dual task training dan heel raise exercise didapatkan hasil p value 0,036 (0,05).Dapat disimpulkan bahwa latihan dual task training lebih berpengaruh dari pada heel raise exercise terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada anak usia 7-8 tahun.
Download From Google Drive