Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Perawatan Tali Pusat Pada Bayi 0-28 Hari di Kota Padang Panjang Tahun 2016
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Ramadona
Advisor:
Femelia, Welly
Oktavianis
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pengetahuan dan Sikap Ibu, Perawatan Tali Pusat, Bayi 0-28 Hari.
DOI:
-
Abstract :
Tetanus dan infeksi merupakan penyebab utama kematian bayi, setiap tahunnya 500.000 bayi meninggal karena tetanus neonatorum dan 460.000 meninggal akibat infeksi bakteri. Tetanus ini dapat terjadi akibat perawatan atau tindakan yang tidak memenuhi syarat kebersihan. Fenomena perawatan tali pusat pada bayi masih beragam dalam penggunaan bahan. Ada yang menggunakan perawatan tertutup dan ada yang menggunakan perawatan terbuka. Kenyataannya perawatan tali pusat terbuka menunjukan bukti pelepasan tali pusat jauh lebih cepat di karenakan sirkulasi udara pada perawatan tali pusat terbuka lancar dan tidak terhalang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di Padang Panjang pada bulan Juni-Agustus 2016 dengan jumlah populasi sebanyak 208 ibu yang mempunyai bayi 028 hari. Sedangkan jumlah sampel penelitian diambil sebanyak 100 sampel. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Total Sampling. Analisis penelitian ini dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square dengan Pvalue =0,05.
Dari hasil penelitian didapatkan sebagian besar 66 (66%) responden melakukan perawatan tali pusat tidak tepat. Sebagian besar 58 (58%) responden berpengetahuan rendah, dan 51 (51%) responden bersikap negatif. Pada penelitian ini terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap ibu dengan perawatan tali pusat pada bayi 0-28 hari. Pada pengetahuan dengan Pvalue = 0,000 dan OR = 5,172. Sedangkan, pada sikap terdapat Pvalue = 0,041 dan OR = 2,648. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap ibu berhubungan dengan perawatan tali pusat pada bayi 0-28 hari. Diharapkan bagi petugas kesehatan dapat memberikan informasi tentang bagaimana cara perawatan tali pusat yang benar sehingga dapat terhindar dari infeksi neonatorum.
Dari hasil penelitian didapatkan sebagian besar 66 (66%) responden melakukan perawatan tali pusat tidak tepat. Sebagian besar 58 (58%) responden berpengetahuan rendah, dan 51 (51%) responden bersikap negatif. Pada penelitian ini terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap ibu dengan perawatan tali pusat pada bayi 0-28 hari. Pada pengetahuan dengan Pvalue = 0,000 dan OR = 5,172. Sedangkan, pada sikap terdapat Pvalue = 0,041 dan OR = 2,648. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap ibu berhubungan dengan perawatan tali pusat pada bayi 0-28 hari. Diharapkan bagi petugas kesehatan dapat memberikan informasi tentang bagaimana cara perawatan tali pusat yang benar sehingga dapat terhindar dari infeksi neonatorum.