Analisis Kasus Gizi Kurang Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmaskabupaten Merangin Tahun 2022

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Maryanti, Sandi
Advisor:
Amalina, Nurul
Wahyuni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Gizi Kurang, Balita.
DOI:
-
Abstract :
Secara global kekurangan gizi pada anak dikaitkan dengan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian (mortalitas) yang tinggi, Pada tahun 2021 dari 30513 balita di Kabupaten Merangin terdapat kasus gizi kurang pada balita sebanyak 1637 (5,36%) dengan kasus tertinggi di Puskesmas Sekancing 11,8%,. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis Kasus Gizi Kurang Pada Anak Balita Di Wilayah Puskesmas Sekancing Kabupaten Merangin Tahun 2022.Desain penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif eksploratif dengan pendekatan fenomenalogi yang bertujuan untuk menganalisis kasus gizi kurang pada anak balita diwiliyah Kerja Puskesmas Sekancing Kabupaten Merangin Tahun 2021, dengan cara mengumpulkan data primer, melakukan wawancara mendalam (In-depth Interview), observasi langsung, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pemantauan dan penimbangan balita sudah dilakukan namun ibu-ibu balita yang tidak datang ke posyandu tidak bisa dipantau pertumbuhannya setiap bulannya. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) telah tepat sasaran, namun pada kenyataannya PMT tidak hanya dimakan oleh balitanya sendiri melainkan oleh keluarganya juga. Masih terdapat beberapa ibu balita yang tidak mengikuti konseling/penyuluhan tentang gizi balita dikarenakan banyak ibu balita yang tidak setiap bulan datang ke posyandu. Hampir rata-rata ibu belum mengetahui tentang pola asuh yang khusus untuk balita yang menderita gizi kurang, mereka juga belum mengetahui cara pembuatan makanan tambahankarena belum pernah ada dilakukan pelatihan. Simpulan penelitian PMT sudah tepat sasaran, penyuluhan telah dilakukan 4x setahun, ibu balita tidak memahami pola asuh balita, belum adanya pelatihan pembuatan makanan tambahan Diharapkan bagi Puskesmas Sekancing dapat melakukan penguatan program penanggulangan gizi kurang agar kasus tersebut dapat segera diatasi.
Download From Google Drive