Profil Ibu Bersalin Dengan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di Rsud Kolonel Abundjani Kabupaten Merangin Tahun 2019-2021

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Lestari, Nora Permata
Advisor:
Sari, Vitria Komala
Mardiah, Ainal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
BBLR, Paritas, Gravid, KPD, Persalinan Buatan.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan profil kesehatan Indonesia pada tahun 2019 tercatat sekitar 26.000 kasus BBLR dan meningkat 40 persen menjadi 44.000 kasus pada tahun 2020 Dengan penyebab tertinggi kematian neonatal adalah bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) yaitu sebesar 7.150 (35,3%). Data Rumah Sakit Kolonel Abundjani Bangko sepanjang tahun 2019 tercatat 11,3 % kasus kelahiran BBLR , tahun 2020 terdapat 11,4% dan tahun 2021 tercatat 12,3% kasus kelahiran BBLR di RSU Kolonel Abundjani Bangko. Tujuan penelitian ini untuk melihat Profil Ibu Bersalin dengan Bayi BBLR Di RSUD Kolonel Abundjani Kabupaten Merangin Tahun 2019 2021. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif. Variabel Independent dalam penelitian ini yaitu Usia Kehamilan, Paritas, Riwayat Penyakit, Riwayat Persalinan, Jarak Kehamilan dan Variabel Dependent yaitu Bayi BBLR. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 189. Hasil penelitian diperoleh gambaran profil ibu bersalin dengan bayi BBLR yaitu ibu dengan Usia Kehamilan Tidak Aterm, Paritas Tidak Berisiko, memiliki riwayat hipertensi, memiliki riwayat Persalinan Buatan, dan Jarak Kehamilan kurang dari 2 Tahun. Berdasarakan hasil penelitian disarankan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan agar lebih meningkatkan pelayanan terutama upaya promotif dan preventif melalui edukasi kepada ibu khususnya wanita usia subur sehingga dapat meminimalkan faktor risiko yang dapat menyebabkan persalinan dengan bayi BBLR.Tingginya angka KPD menyebabkan terjadinya ibu bersalin dengan bayi BBL.
Download From Google Drive