Profil Akseptor Kb Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Di Kecamatan Margo Tabir Kabupaten Merangin Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Dilerita, Ridona
Advisor:
Sari, Vitria Komala
Mardiah, Ainal
Mardiah, Ainal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
MKJP, Paritas, Sosial Ekonomi, Riwayat Kontrasepsi.
DOI:
-
Abstract :
Penggunaan alat kontrasepsi MKJP dinilai lebih efektif dalam mencegah kehamilan dibandingkan dengan alat kontrasepsi non-MKJP namun dapat dilihat bahwa penggunaan MKJP masih rendah. Bedasarkan data Kabupaten Merangin pada tahun 2020 KB terbanyak adalah Non MKJP, begitu juga di kecamatan Margo Tabir dimana dari 2.498 akseptor namun yang menggunakan MKJP hanya sebanyak 403. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat Profil Akseptor KB MKJP di Kecamatan Margo Tabir Kabupaten Merangin tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif dengan Variabel Independent yaitu Usia, Paritas, Pekerjaan, Sosial Ekonomi, Riwayat Kontrasepsi sebelumnya, efek samping MKJP dan Variabel Dependent yaitu Kontrasepsi MKJP. Sampel dalam penelitian ini adalah akseptor KB MKJP di Kecamatan Margo Tabir sebanyak 201 orang. Data yang digunakan adalah data Primer dan data Sekunder. Hasil penelitian diperoleh gambaran profil akseptor MKJP 58,7% berada pada usia Reproduktif, 73,6% akseptor berada pada paritas 1-2 orang, 93,5% tidak bekerja, 76,6% berada pada tingkat sosial ekonomi rendah, 90,5% memiliki riwayat kontrasepsi Suntik, dan 43,3% mengalami efek samping kenaikan BB. Dari hasil penelitian disarankan kepada tenaga kesehatan agar tetap meningkatkan pelayanan dan edukasi serta promosi khususnya kepada wanita usia subur terkait dengan kontrasepsi, sehingga dapat meningkatkan cakupan penggunaan Kontrasepsi khusunya MKJP.