Evaluasi Program Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Pasca Millenium Development Goals (MDGs) 2015 di Kabupaten Agam Tahun 2016
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Maisyarah, Cici
Advisor:
Hasnita, Evi
Adriani
Adriani
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Evaluasi, Pelayanan Kesehatan Ibu dan anak, Millenium Development Goals (MDGs)
DOI:
-
Abstract :
Millenium Development Goals (MDGs) adalah upaya untuk memenuhi hak-hak dasar kebutuhan manusia melalui komitmen bersama negara anggota PBB, diantaranya untuk menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu. Data AKI di Kabupaten Agam tahun 2014 sebanyak 170/100.000 KH dan AKB 11,6/100.000 KH. Hal ini mengindikasikan masih kurang optimalnya kinerja tenaga kesehatan salah satunya bidan dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi program pelayanan kesehatan ibu dan anak pasca MDGs 2015. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan di Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, pada tanggal 17-24 bulan Agustus 2016. Partisipan terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan 1 orang, Kepala Puskesmas 1 orang, Pemegang Program KIA di puskesmas 1 orang, bidan Polindes 1 orang, dan masyarakat 2 orang, yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan diolah serta dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian diketahui komponen input dalam pelaksanaan program KIA belum optimal karena masih terdapat kekurangan tenaga pelaksana, kurangnya pelatihan yang diikuti, anggaran dana untuk masing-masing puskesmas terkadang tidak mencukupi, kurangnya ketersediaan sarana prasarana, dan promosi yang belum mencapai seluruh masyarakat. Pada proses pelaksanaan program KIA ditemukan pada masalah pengorganisasi ditingkat pelaksanaan, yaitu kurangnya animo masyarakat untuk mengikuti program yang ada seperti SDIDTK dan K4. Output yang diperoleh yaitu masih terdapatnya AKB di Kabupaten Agam serta tidak tidak tercapainya program DDTK dan K4 Disimpulkan bahwa program pelayanan KIA di Kabupaten Agam sudah berjalan secara optimal. Hanya saja perlu melakukan peningkatkan evaluasi dan promosi, serta kerjasama lintas sektor dalam rangka pelaksanaan program KIA oleh Jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Agam.