Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemakaian Kontrasepsi Non Mkjp Jenis Suntik Di Kecamatan Tabir Lintas Kabupaten Merangin Tahun 2021

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Handayani, Wiwik
Advisor:
Sari, Vitria Komala
Mardiah, Ainal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Non MKJP, Usia, Paritas, Riwayat Kontrasepsi, Efek samping.
DOI:
-
Abstract :
Menurut hasil Survei Demografi Dan Kesehatan Indonesia Tahun 2016 menunjukkan bahwa 75% wanita kawin usia 15-49 tahun dan menggunakan metode alat kontrasepsi. Metode kontrasepsi yang banyak digunakan di Indonesia adalah non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (non MKJP). Tingginya angka pencapaian tersebut dikarenakan metode kontrasepsi relative murah. Provinsi Jambi memiliki capaian peserta KB aktif sebesar 83,32%. Proporsi KB Aktif menurut Kabupaten/ Kota Di Provinsi Jambi yang terbanyak adalah jenis Kontrasepsi Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang ( Non MKJP) yaitu suntik sebesar 50,25%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Faktor yang Berhubungan dengan Pemakaian Kontrasepsi Non MKJP Jenis Suntik di Kecamatan Tabir Lintas Kabupaten Merangin tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor Kontrasepsi di Kecamatan Tabir Lintas dengan jumlah sampel 204 orang. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan Usia (p=0,000), Riwayat Kontrasepsi (p=0,000) dan Efek Samping (p=0,000) dengan penggunaan kontrasepsi Non MKJP Jenis suntik namun tidak ada hubungan Paritas (p=0,060) dengan penggunaan kontrasepsi Non MKJP Jenis Suntik di Kecamatan Tabir Lintas Kabupaten Merangin tahun 2021. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada tenaga kesehatan agar terus memberikan motivasi dan edukasi kepada Wanita Usia Subur tentang kontrasepsi sehingga dapat meningkatkan cakupan KB di Kecamatan Tabir Lintas.
Download From Google Drive