Faktor Yang Berhubungan Dengan Penolong Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Aur Berduri Kecamatan Nalo Tantan Kabupaten Merangin Tahun 2022

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Nurhidayah
Advisor:
Oktavianis
Wulansari, Novi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Sikap, Status Ekonomi, Budaya, Jarak Tempuh Ke Fasilitas Kesehatan.
DOI:
-
Abstract :
Di Indonesia jumlah persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan tahun 2020 sebesar 89,8%, dan ditolong oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan sebesar 86%. Beberapa faktor yang berhubungan dengan pemilihan penolong persalinan diantaranya pengetahuan, sikap, status ekonomi, budaya yang berlaku di daerah tersebut dan jarak tempuh ke fasilitas kesehatan. Survei awal di Puskesmas Aur Berduri didapatkan cakupan persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan tahun 2020 sebesar 97%, mengalami penurunan di tahun 2021 menjadi 86,6%, ini menunjukkan bahwa masih banyak ditemukan ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Aur Berduri yang proses persalinannya ditolong oleh dukun. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh ibu hamil TMT III yang tafsiran persalinannya di Bulan Mei tahun 2022 berjumlah 45 orang. Data dianalisis menggunakan uji statistic Chi-square. Hasil uji chi square menunjukan variabel yang terdapat hubungan dengan penolong persalinan adalah pengetahuan ibu (p= 0,010, OR=6,722), status ekonomi (p= 0,028, OR=5,067), dan budaya (p= 0,007, OR =0,139), variabel yang tidak berhubungan dengan penolong persalinan adalah sikap (p= 0,660) dan jarak tempuh ke fasilitas kesehatan (p= 0,090). Diharapkan bagi Puskesmas Aur Berduri untuk lebih meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang persalinan yang aman melalui pemberian penyuluhan dan konseling kepada ibu hamil.
Download From Google Drive