Hubungan Status Imunisasi, Status Gizi dan Prilaku Merokok dengan kejadian ISPA pada Balita Umur 1-3 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2022

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Jusmiarti
Advisor:
Nengsih, Widya
Miharti, Sari Ida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
ISPA, Imunisasi, Status Gizi, Merokok.
DOI:
-
Abstract :
ISPA adalah penyakit yang paling sering diderita anak dan semua anak dapat mengalaminya. Hal ini dapat disebabkan karena sistem kekebalan tubuh anak memang lebih rentan dibandingkan orang dewasa. Jumlah balita puskesmas Air Bangis menderita ISPA 7,226 orang tahun 2021. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Status Imunisasi, Status Gizi dan Prilaku Merokok dengan kejadian ISPA pada Balita Umur 1 3 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2022. Penelitian ini adalah Deskriptif Analtik dengan desain Cros Sectional. Dalam penelitian ini sampel diambil dengan metode Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel 66 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2022 Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan komputer untuk mengetahui hubungan antar variable. Dari hasil penelitian didapatkan responden Imunisasi tidak lengkap (53,0%), Status Imunisasi dengan BB Normnal (69,0%), Prilaku Merokok Tidak Memperhatikan Sekitarnya (62,1%), Kejadian ISPA (63,6%). Hasil analisa bivariate didapatkan bahwa status imunisasi pvalue=0,030, OR=3,600, Status Gizi pvalue=0,036, OR=4,760, prilaku merokok pvalue=0,000, OR=10,321 terhadap kejadian ISPA pada Balita. Berarti dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara status imunisasi, status gizi, dan prilaku merokok terhadap kejadian ISPA pada balita. Disarankan pada orang tua dapat memberikan imunisasi lengkap, memberikan makanan yang sehat dan bergizi, serta tidak merokok didalam rumah.
Download From Google Drive