Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kehamilanrisiko Tinggi Di Puskesmas Tigo Baleh Tahun 2022

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Mellyana, Satika
Advisor:
Meilinda, Vittria
Delvina, Visti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Jarak Kehamilan, Kehamilan Risiko Tinggi, Usia.
DOI:
-
Abstract :
Menurut data WHO tahun 2020, lebih dari 90% kematian ibu disebabkan oleh komplikasi obstetrik khususnya pada masa kehamilan. Diperkirakan 15% Kehamilan akan mengalami keadaan risiko tinggidan komplikasi obstetrik yang dapat membahayakan ibu maupun janin apabila tidak ditangani dengan memadai. Tujuan penelitian adalah mengkaji faktor yang berhubungan dengan kejadian kehamilan risiko tinggi. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain penelitian Cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 115orang ibu hamil dan 5 orang ibu nifas dengan total 120 orang. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2022. Sampel penelitian ini sebanyak 59 ibu hamil risiko tinggi. Pengambilan sampel dengan simple random sampling, data dianalisis secara Univariat dan Bivariat. Hasil analisis univariat menunjukkan lebih dari separuh dengan usia yang beresiko(55,6%), paritas beresiko(51,9%), jarak kehamilan beresiko(55,6%), tidak terdapat riwayat penyakit(59,3%) dan mengalami kehamilan beresiko tinggi(51,9%). Hasil analisis bivariat didapatkan hubungan antara usia(Pvalue = 0,001 dan OR = 8,25), paritas(Pvalue = 0,001 dan OR = 8,14), jarak kehamilan(Pvalue = 0,001 dan OR = 8,25) dan riwayat penyakit(Pvalue = 0,023 dan OR = 4,44) dengan kehamilan risiko tinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Tahun 2022. Diharapkan bagi ibu untuk mengatur jarak kehamilan yang tinggi resiko. Hal ini supaya organ reproduksi serta kondisi fisik dapat mempersiapkan kehamilan secara optimal.
Download From Google Drive