Faktor Penyebab Terjadinya Preeklampsia Berat Pada Ibu Hamil Diruangan Ponek RSUP Dr. M. Djamil Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Salsabilla, Annisa
Advisor:
Noflidaputri, Resty
Amalina, Nurul
Amalina, Nurul
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Preeklampsia berat, ibu hamil.
DOI:
-
Abstract :
WHO memperkirakan 529.000 AKI per tahunnya dengan kejadian preeklampsia sebesar 0-13% dan AKI di Indonesia masih tinggi. AKI di RSUP Dr. M Djamil tahun 2021 mengalami peningkatan dari 21 Menjadi 33 kasus disebabkan oleh preeklampsia berat. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor penyebab kejadian preeklampsia berat pada ibu hamil di ruangan PONEK RSUP M Djamil 2021. Penelitian dilakukan tanggal 5-11 Juli 2022 di ruangan PONEK RSUP Dr.M Djamil. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan Case control. Populasi 1455 dengan ibu hamil preeklampsia berat sebanyak 50 orang dan sampel kontrol ditetapkan perbandingan 1:1 dengan teknik simple random sampling. Pengambilan data dengan formulir ceklis dari rekam medis. Kemudian data diolah dan dianalisis dengan uji statistik chi-square. Hasil yang didapatkan 50% ibu hamil mengalami preeklampsia berat, 31% usia beresiko, 15% ibu hamil beresiko status grandemultigravida, 4% kehamilan kembar, 12 % riwayat preeklampsia dan 15% riwayat penyakit tertentu. Hasil uji statistik menunjukkan usia ibu (p=0,829), jumlah janin (p=1,000) dan multigravida (p=0,003), riwayat preeklampsia (p=0,000), riwayat penyakit tertentu (p=0,000) kejadian preeklampsia berat. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan usia ibu, jumlah janin dan ada hubungan multigravida, riwayat preeklampsia, riwayat penyakit tertentu dengan kejadian preeklampsia, sebaiknya mencegah preeklampsia berat dengan pemeriksaan ANC rutin pada ibu hamil.