Pengaruh Pijat Oksitosin Dan Perawatan Payudara Terhadap Produksi Asi Ibu Post Partum Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Pekanbaru Tahun 2022

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Syafitri, Olyvia Tifanny
Advisor:
Delvina, Visti
Noflidaputri, Resty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Perawatan Payudara, Pijat Oksitosin, Produksi ASI.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan data Profil Kesehatan Indonesia 2021 cakupan ASI eksklusif di Indonesia sebesar 71,58%. Angka tersebut sudah melampaui target Renstra tahun 2020 yaitu 40%, akan tetapi masih belum mencapai target nasional pemberian ASI Ekslusif sebesar 80% dikarenakan kurangnya produksi ASI ibu. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh pijat oksitosin dan perawatan payudara terhadap produksi ASI ibu post partum. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain penelitian Quasy Eksperiment menggunakan desain penelitian Two Group Post Test Only. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas hari pertama sampai hari ketiga dengan riwayat persalinan normal sebanyak 43 orang. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-Juli 2022. Sampel penelitian ini sebanyak 30 ibu. Pengambilan sampel dengan purposive sampling, data dianalisis secara Univariat dan Bivariat. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa rata-rata produksi ASI ibu post partum yang dilakukan pijat oksitosin yaitu 100,67 dengan memproduksi ASI terbanyak 110 ml (26,7%) dan 100 ml (26,7%) dan rata-rata produksi ASI ibu post partum yang dilakukan perawatan payudara yaitu 92 dengan standar deviasi 9,783 dengan produksi ASI terbanyak 90ml (26,7%) dan 100ml (26,7%). Hasil analisis bivariat terdapat pengaruh produksi ASI ibu post partum yang dilakukan pijat oksitosin dan perawatan payudara (Pvalue=0,011). Jadi, terdapat pengaruh produksi ASI ibu post partum yang dilakukan pijat oksitosin dan perawatan payudara, namun yang paling efektif ialah pijat oksitosin dengan rerata produksi ASI yang lebih tinggi. Diharapkan bagi ibu untuk dilakukan pijat oksitosin supaya produksi ASI lebih banyak dan bayi memperoleh ASI yang cukup khususnya dalam pemenuhan target ASI ekslusif.
Download From Google Drive