Pengaruh Kompres Hangat Jahe Terhadap Nyeri Rheumatoid Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Hiang Kabupaten Kerinci Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Ayu, Ahda Pebri
Advisor:
Hasnita, Evi
Fatmawati, Del
Fatmawati, Del
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kompres Hangat Jahe, Nyeri, Penderita Rheumatoid Arthritis.
DOI:
-
Abstract :
Penderita Rheumatid Arthritisdi Indonesia mencapai 7,30%.Penderita rematik tertinggi berada pada rentang usia 75 tahun keatas (33%) pada rentang usia 65-74 tahun sebanyak 25,2% lansia yang berusia 55-64 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa penderita rematik bertambah seiring dengan bertambahnya usiaBerdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas pada tahun 2021 terdapat sebanyak 147 orang yang menderita Rheumathoid Arthritis dan 113 diantaranya adalah lansia. Cara pengobatan Rheumathoid Arthritissecara herbal yaitu menggunakan kompres hangat jahe yang berfungsi sebagai analgesik Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompres hangat jahe terhadap nyeri Rheumathoid Arthritisdi Wilayah Kerja Puskesmas Hiang Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperiment dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design yang dilaksanakan tanggal 25-31Januari 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia
dengan rheumatoid arthritisdi Wilayah Kerja Puskesmas Hiang sebanyak 113 orang. Teknik sampel Purposive Sampling dengan jumlah 10 orang. Data diolah secara komputerisasi dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan ujiPaired T Test. Hasil penelitian didapatkan rata-rata intensitas nyerisebelumkompres hangat jahe adalah 4,70 sedangkan sesudah adalah 1,054. Berdasarkan uji statistik di dapatkan p value = 0,000< 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kompres hangat jahe terhadap nyeri rheumatoid arthritis . Diharapkan pihak puskesmas dapat menerapkan terapi herbal dengan kompres hangat jahe pada penderita rheumatoid arthritis.
dengan rheumatoid arthritisdi Wilayah Kerja Puskesmas Hiang sebanyak 113 orang. Teknik sampel Purposive Sampling dengan jumlah 10 orang. Data diolah secara komputerisasi dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan ujiPaired T Test. Hasil penelitian didapatkan rata-rata intensitas nyerisebelumkompres hangat jahe adalah 4,70 sedangkan sesudah adalah 1,054. Berdasarkan uji statistik di dapatkan p value = 0,000< 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kompres hangat jahe terhadap nyeri rheumatoid arthritis . Diharapkan pihak puskesmas dapat menerapkan terapi herbal dengan kompres hangat jahe pada penderita rheumatoid arthritis.