Gambaran Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Di Desa Semerap Kerinci Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yenanda, Pebie
Advisor:
Oktorina, Rola
Rahmiwati
Rahmiwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
BHD, Pengetahuan dan Sikap Masyarakat.
DOI:
-
Abstract :
Sekitar 350.000 orang meninggal per tahunnya akibat henti jantung di Amerika Serikat dan Kanada. Secara global, sekitar 70% dari kasus henti jantung mendadak terjadi di luar rumah sakit, sehingga hanya sekitar 10,8% pasien dewasa yang sempat menerima upaya pertolongan dari medis profesional.Tingkat pertolongan pada kasus di luar rumah sakit tersebut tercatat hanya 40,1%. Tujuan Untuk mengetahui bagaimana Gambaran Pengetahuan dan Sikap Masyarakat tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Desa Semerap, Kerinci Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat yang ada di desa Semerap sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 300 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik
purposive sampling dengan sampel 83 responden. Pengumpulan data menggukan kuesioner. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 83 orang masyarakat di Desa Semerap, Kerinci memiliki tingkat pengetahuan yang rendah sebanyak 45 orang (54,2%) dan sikap kurang baik sebanyak 46 orang (55,4%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah mayoritas masyarakat di Desa Semerap, Kerinci memiliki pengetahuan rendah dan sikap kurang baik tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD). Peneliti berharap responden lebih aktif dalam mencari sumber informasi dari berbagai sumber mengenai Bantuan Hidup Dasar (Bantuan Hidup Dasar) sebagai bentuk upaya pencegahan terjadinya henti jantung dan henti nafas
mendadak bahkan kematian.
purposive sampling dengan sampel 83 responden. Pengumpulan data menggukan kuesioner. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 83 orang masyarakat di Desa Semerap, Kerinci memiliki tingkat pengetahuan yang rendah sebanyak 45 orang (54,2%) dan sikap kurang baik sebanyak 46 orang (55,4%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah mayoritas masyarakat di Desa Semerap, Kerinci memiliki pengetahuan rendah dan sikap kurang baik tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD). Peneliti berharap responden lebih aktif dalam mencari sumber informasi dari berbagai sumber mengenai Bantuan Hidup Dasar (Bantuan Hidup Dasar) sebagai bentuk upaya pencegahan terjadinya henti jantung dan henti nafas
mendadak bahkan kematian.