Deskripsi Manajemen Diri Pasien Hipertensi Diwilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Hasanah, Helyatil
Advisor:
Kartika, Imelda R.
Juwita, Lisavina
Juwita, Lisavina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hipertensi dan Manajemen Diri.
DOI:
-
Abstract :
Hipertensi merupakan Penyakit tidak menular saat ini sudah menjadi masalah kesehatan masyarakat secara global, regional, nasional dan lokal. Pada responden di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi bahwa kemampuan responden untuk mengontrol tekanan darah masih kurang maupun cara mencegah terjadi resiko penyebab terjadinya penyakit hipertensi. Keadaan ini dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan, kurangnya informasi, kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ataupun yang lain. Penelitian ini menggunakan metode non eksperimental secara deskriptif, dengan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh
masyarakat yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi yang menderita Hipertensi sebanyak 151 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling (Slovin) dengan sampel 60 responden. Dari hasil uji univariat di jelaskan bahwa 53,3% tingkat integrasi diri tinggi dalam manajemen diri pada pasien hipertensi, di jelaskan juga bahwa 51,7% tingkat regulasi diri rendah dalam manajemen diri pada pasien hipertensi, di jelaskan juga bahwa 55,0 % tingkat integrasi diri dengan tenaga kesehatan lainnya tinggi dalam manajemen diri pada pasien hipertensi, Selain itu di jelaskan juga bahwa 55,0% tingkat pemantauan tekanan darah rendah dalam manajemen diri pada pasien hipertensi dan 56,7 % tingkat kepatuhan terhadap aturan yang dianjurkan tinggi dalam manajemen diri pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Jambi Tahun 2021. Kesimpulan manjemen diri pasien hipertensi pada kategori rendah (berdasarkan regulasi diri dan pemantauan tekanan darah), kategori tinggi (berdasarkan integrasi diri, interaksi dengan tenaga kesehatan dan lainnya, dan kepatuhan terhadap aturan yang dianjurkan). Diharapkan supaya petugas kesehatan meningkatkan edukasi terkait manajemen diri berdasarkan regulasi diri dan pemantauan tekanan darah pada pasien hipertensi.
masyarakat yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi yang menderita Hipertensi sebanyak 151 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling (Slovin) dengan sampel 60 responden. Dari hasil uji univariat di jelaskan bahwa 53,3% tingkat integrasi diri tinggi dalam manajemen diri pada pasien hipertensi, di jelaskan juga bahwa 51,7% tingkat regulasi diri rendah dalam manajemen diri pada pasien hipertensi, di jelaskan juga bahwa 55,0 % tingkat integrasi diri dengan tenaga kesehatan lainnya tinggi dalam manajemen diri pada pasien hipertensi, Selain itu di jelaskan juga bahwa 55,0% tingkat pemantauan tekanan darah rendah dalam manajemen diri pada pasien hipertensi dan 56,7 % tingkat kepatuhan terhadap aturan yang dianjurkan tinggi dalam manajemen diri pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Jambi Tahun 2021. Kesimpulan manjemen diri pasien hipertensi pada kategori rendah (berdasarkan regulasi diri dan pemantauan tekanan darah), kategori tinggi (berdasarkan integrasi diri, interaksi dengan tenaga kesehatan dan lainnya, dan kepatuhan terhadap aturan yang dianjurkan). Diharapkan supaya petugas kesehatan meningkatkan edukasi terkait manajemen diri berdasarkan regulasi diri dan pemantauan tekanan darah pada pasien hipertensi.