Hubungan Tingkat Stres dan Kualitas Tidur Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Rawang Kota Sungai Penuh Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Yeni, Fitri
Advisor:
Rahmiwati
Oktavianis
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Diabetes Melitus, Kadar Gula Darah, Tingkat Stres, Manajemen Stress, Kualitas Tidur.
DOI:
-
Abstract :
Menurut WHO (2018) lebih dari 400 Juta orang hidup dengan diabetes diseluruh dunia dan prevalensinya akan terus meningkat. Diabetes adalah suatu kondisi dimana kadar gula darah meningkat atau diatas normal. Pasien DM memiliki resiko mengalami stress dan penurunan kualitas tidur, akibatnya dapat memicu meningkatnya kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dan kualitas tidur terhadap kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Rawang Kota Sungai Penuh. Jenis penelitian adalah deskriptif analisis dengan pendekatan Cross Sectional mengunakan teknik total sampling sebanyak 40 Responden yang terdiagnosis Diabetes Melitus. Penelitian dilakukan bulan Juni sampai dengan Desember di Puskesmas Rawang Kota Sungai Penuh. Pengambilan data mengunakan kusetioner dan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu. Kemudian dilakukan analisa univariat dan bivariat mengunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian terhadap 40 responden diketahui sebagian besar memiliki kadar gula darah yang tinggi, tingkat stress sebagian besar dalam kategori ringan dan kualitas tidur sebagian besar dengan kategori sedang. analisis statistic uji ChiSquare 1) terdapat hubungan bermakna antara tingkat stress terhadap kadar gula darah pasien diabetes mellitus di Puskesmas Rawang Kota Sungai Penuh dengan nilai p = 0,026 0,05.
Disarankan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas memberikan edukasi terhadap pasien DM, tidak hanya pengaturan pola makan dan kepatuhan minum obat saja. Manajemen stress dan kualitas tidur yang baik dapat di informasikan untuk mempertahankan stabilnya kadar gula darah pasien DM.
Disarankan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas memberikan edukasi terhadap pasien DM, tidak hanya pengaturan pola makan dan kepatuhan minum obat saja. Manajemen stress dan kualitas tidur yang baik dapat di informasikan untuk mempertahankan stabilnya kadar gula darah pasien DM.