Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-24 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Marlina, Erma
Advisor:
Lazdia, Wenny
Silvia
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Stunting, Status gizi ibu hamil.
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang : Salah satu indikasi kejadian kurang gizi pada anakanak adalah kejadian kependekkan pada balita (stunted). Angka kejadian stunting pada balita diindonesia tahun 2020 sebesar 26,7% dan selalu terjadi penurunan setiap tahunnya, tetapi tidak mengalami penurunan signifikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja puskesmas IV koto kabupaten agam tahun 2022. Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Sampel yang diambil berjumlah 52 orang balita usia 6-24 bulan, dengan ibu balita sebagai responden, dengan cara total sampling. Pengumpulan data dengan cara wawancara menggunakan kuesioner penelitian dan dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi square. Hasil : Hasil dari analisis statitistik menunjukkan status gizi ibu sewaktu hamil terdapat hubungan yang signifikan P=0,005. Tidak terdapat hubungan umur ibu hamil dan status ekonomi keluarga. Faktor paling dominan adalah status gizi ibu sewaktu hamil. Kesimpulan : Variabel yang berpengaruh adalah status gizi ibu sewaktu hamil. Saran : Penelitian ini bisa jadi gambaran dan masukan bagi dinas kesehatan dan yang paling utama ditempat penelitian tentang
penyebab stunting.
penyebab stunting.