Asuhan Keperawatan Komplementer Pada Keluarga Ny. S Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar
Categorie(s):
Complementary Nursing Case Study
Author(s):
Siska, Vivi
Advisor:
Lazdia, Wenny
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Terapi komplementer, keperawatan keluarga, hipertensi.
DOI:
-
Abstract :
Terapi komplementer adalah cara penanggulangan penyakit yang dilakukan sebagai pendukung kepada pengobatan medis konvensional atau sebagai pengobatan pilihan lain diluar pengobatan medis yang konvensional. Terapi komplementer yang sudah diterapkan oleh keluarga Ny. S adalah mengkonsumsi jus mentimun.Untuk menurunkan tekanan darah. Hipertensi
sebagai suatu keadaan saat terjadi peningkatan tekanan darah sistolik 140mmHg atau lebih, dan tekanan darah diastolik 90mmHg atau lebih. Hipertensi tidak hanya beresiko tinggi menderita penyakit jantung. Tetapi juga menderita penyakit lain seperti penyakit saraf, ginjal, dan pembuluh darah dan makin tinggi tekanan darah, makin besar resikonya. Hal ini pengaruh degenerasi yang terjadi pada orang yang bertambah usia. Peningkatan prevalensi hipertensi memerlukan perawatan jangka panjang berupa manajemen diri dan keluarga yang mengacu pada kemampuan keluarga
untuk mempertahankan perilaku positif secara efektif dan mandiri.Dukungan
serta peran keluarga amat penting dalam setiap aspek pelayanan kesehatan
individu anggota keluarganya, mulai dari tahap promosi kesehatan hingga dalam tahap rehabilitasi. Untuk mencapai hasil perawatan yang baik, diperlukan implementasi evidence-based nursing. Studi kasus ini bertujuan untuk mengaplikasikan evidence-based nursing dengan terapi komplementer menggunakan jus mentimun, murrotal al-quran dan akupresur terapi jus mentimun selama 7 hari. Hasil studi kasus yang diberikan secara kombinasi menunjukkan sebelum implementasi TD: 160/100 mmHg dan sesudah tindakan TD: 130/80 mmHg. Dapat disimpulkan terapi komplementer akupresur, pemberian Jus mentimun 200 cc selama 7 hari setiap sore yang disertai penerapan teknik relaksasi meditasi dengan murrotal al-quran terjadi penurunan tekanan darah.terapi kombinasi yang dilakukan kepada Ny,S ada pengaruhnya 5-10 mmhg terhadap tekanan darah.
sebagai suatu keadaan saat terjadi peningkatan tekanan darah sistolik 140mmHg atau lebih, dan tekanan darah diastolik 90mmHg atau lebih. Hipertensi tidak hanya beresiko tinggi menderita penyakit jantung. Tetapi juga menderita penyakit lain seperti penyakit saraf, ginjal, dan pembuluh darah dan makin tinggi tekanan darah, makin besar resikonya. Hal ini pengaruh degenerasi yang terjadi pada orang yang bertambah usia. Peningkatan prevalensi hipertensi memerlukan perawatan jangka panjang berupa manajemen diri dan keluarga yang mengacu pada kemampuan keluarga
untuk mempertahankan perilaku positif secara efektif dan mandiri.Dukungan
serta peran keluarga amat penting dalam setiap aspek pelayanan kesehatan
individu anggota keluarganya, mulai dari tahap promosi kesehatan hingga dalam tahap rehabilitasi. Untuk mencapai hasil perawatan yang baik, diperlukan implementasi evidence-based nursing. Studi kasus ini bertujuan untuk mengaplikasikan evidence-based nursing dengan terapi komplementer menggunakan jus mentimun, murrotal al-quran dan akupresur terapi jus mentimun selama 7 hari. Hasil studi kasus yang diberikan secara kombinasi menunjukkan sebelum implementasi TD: 160/100 mmHg dan sesudah tindakan TD: 130/80 mmHg. Dapat disimpulkan terapi komplementer akupresur, pemberian Jus mentimun 200 cc selama 7 hari setiap sore yang disertai penerapan teknik relaksasi meditasi dengan murrotal al-quran terjadi penurunan tekanan darah.terapi kombinasi yang dilakukan kepada Ny,S ada pengaruhnya 5-10 mmhg terhadap tekanan darah.