Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Pada Ibu Bersalin Di Puskesmas Talunan Kabupaten Solok Selatan Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Wahyunita, Tri
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
Febriani, Yelva
Febriani, Yelva
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
BBLR, jarak kelahiran, status ekonomi, hipertensi, pola asuh.
DOI:
-
Abstract :
Meningkatnya angka kejadian BBLR di Puskesmas Talunan dari tahun 2018 sebanyak 2,1% bayi BBLR, tahun 2019 sebanyak 4,4% bayi BBLR, tahun 2020 sebanyak 8,9% bayi BBLR, serta tahun 2021 sebanyak 9,9% di Kabupaten Solok Selatan. Angka kejadian BBLR yang tinggi dapat membahayakan
pertumbuhan anak. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di wilayah kerja Puskesmas Talunan Kabupaten Solok Selatan tahun 2022. Desain penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi pada
penelitian ini keseluruhan ibu bersalin pada tahun 2020 dan 2021 di wilayah kerja Puskesmas Talunan sebanyak 144 ibu. Teknik pengambilan sampel secara Purposive sampling sebanyak 63 orang. Data yang digunakan adalah data primer yang didapatkan dari hasil wawancara kepada responden dan data
sekunder yang didapatkan daei Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan dan rekam medik BBLR Puskesmas Talunan. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari analisa univariat 34 orang (54%) memiliki jarak kelahiran beresiko, 47 orang (74,6%) memiliki sosial ekonomi rendah, 40 orang (63,5%) memiliki penyakit hipertensi beresiko, dan 43 orang (68,1%) memiliki pola asuh gizi baik, dan 35 orang (55,6%) BBLR. Analisa bivariat didapatkan terdapat hubungan antara jarak kelahiran (p-value = 0,012; OR = 1,731), status ekonomi (p-value = 0,022; OR = 1,682), hipertensi (p-value = 0,015; OR = 1,636), dan tidak terdapat hubungan pola asuh gizi (p-value = 1,000) terhadap BBLR. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan terdapat hubungan antara jarak kelahiran, status ekonomi, dan hipertensu terhadap BBLR.
Disarankan untuk wilayah kerja Puskesmas Talunan Dapat lmeningkatkan promosi kesehatan ibu hamil agar kejadian BBLR tidak meningkat setiap tahun.
pertumbuhan anak. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di wilayah kerja Puskesmas Talunan Kabupaten Solok Selatan tahun 2022. Desain penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi pada
penelitian ini keseluruhan ibu bersalin pada tahun 2020 dan 2021 di wilayah kerja Puskesmas Talunan sebanyak 144 ibu. Teknik pengambilan sampel secara Purposive sampling sebanyak 63 orang. Data yang digunakan adalah data primer yang didapatkan dari hasil wawancara kepada responden dan data
sekunder yang didapatkan daei Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan dan rekam medik BBLR Puskesmas Talunan. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari analisa univariat 34 orang (54%) memiliki jarak kelahiran beresiko, 47 orang (74,6%) memiliki sosial ekonomi rendah, 40 orang (63,5%) memiliki penyakit hipertensi beresiko, dan 43 orang (68,1%) memiliki pola asuh gizi baik, dan 35 orang (55,6%) BBLR. Analisa bivariat didapatkan terdapat hubungan antara jarak kelahiran (p-value = 0,012; OR = 1,731), status ekonomi (p-value = 0,022; OR = 1,682), hipertensi (p-value = 0,015; OR = 1,636), dan tidak terdapat hubungan pola asuh gizi (p-value = 1,000) terhadap BBLR. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan terdapat hubungan antara jarak kelahiran, status ekonomi, dan hipertensu terhadap BBLR.
Disarankan untuk wilayah kerja Puskesmas Talunan Dapat lmeningkatkan promosi kesehatan ibu hamil agar kejadian BBLR tidak meningkat setiap tahun.