Pengaruh Pemberian Abon Ikan Lele Terhadap Status Gizi Anak (Wasting) Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Laweh Kabupaten Sijunjung Tahun 2022

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Oktovera, Dwi
Advisor:
Medhyna, Vedjia
Sari, Novi Wulan
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Berat Badan, Tinggi Badan, Abon Lele.
DOI:
-
Abstract :
Ikan Lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang tingkat dan produksi meningkat dalam beberapa tahun terakhir untuk meningkatkan kandungan gizi. Nagari Padang Laweh didapatkan balita kurus (BB/TB) adalah 92 dengan persentase 13,14%. Tujuan penelitian ini adalah pengaruh pemberian abon ikan lele terhadap status gizi anak (Wasting) di wilayah kerja puskesmas Padang Laweh Kabupaten Sijunjung tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah quasy experimen dengan pre posttest. Penelitian ini dilaksanakan bulan Desember Februari 2022 di Puskesmas Padang Laweh. Populasi penelitian ini balita usia 12-24 bulan 92 orang. Sampel yang digunakan 10 orang anak. Analisis data menggunakan uji T-Test dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata berat badan pada anak sebelum diberikan abon lele yaitu 9,15 kg dan sd sebesar 0,275. Rata-rata berat badan pada anak setelah diberikan abon lele yaitu 9,26 kg dan sd sebesar 0,703 Rata-rata tinggi badan pada anak yang tidak diberikan abon lele yaitu 79,71 cm dan sd sebesar 1,88. Rata-rata tinggi badan pada anak yang diberikan abon lele yaitu
79,90 cm dan sd sebesar 4,40. Tidak ada Pengaruh pemberian abon ikan lele terhadap status Gizi anak (Wasting) p-value = 0,75. Disimpulkan bahwa Tidak ada Pengaruh pemberian abon ikan lele terhadap status Gizi. Diharapkan responden untuk selalu memperhatikan kebutuhan gizi anak dan untuk tenaga
kesehatan untuk dapat memberikan edukasi tentang kebutuhan gizi balita.
Download From Google Drive