Hubungan Status Gizi Ibu Hamil Dengan Ukuran Antropometri Bayi Baru Lahir Di Wilayah Kerja Puskesmas Kumanis Kabupaten Sijunjung Tahun 2021 - 2022

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Novayanti, Elfa
Advisor:
Mardiah, Ainal
Indreswati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Bayi Baru Lahir, Atropometri, Status Gizi.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan Riskesdas 2018 ukuran antropometri bayi baru lahir di Indonesia di bawah target 2019 yaitu 8% yang di pengaruhi oleh kondisi ibu hamil. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Status Gizi Ibu Hamil Dengan Ukuran Atropometri Bayi Baru Lahir Di Wilayah Kerja Puskesmas Kumanis Kabupaten Sijunjung Tahun 2021- 2022. Metode penelitian kuantitatif retrospektif desain cross sectional data sekunder, populasi ibu bersalin bulan Desember 2021 - Januari 2022, sampel 35 orang. Penelitian dilakukan di Puskesmas Kumanis Pada Januari 2022. Hasil penelitian 1 responden Lila < 23,5 cm, terdapat 1 berat lahir bayi tidak normal, 12 responden IMT tidak normal terdapat 1 bayi berat lahir tidak normal (2,9%). Dari 3 responden HB < 11 gram % terdapat 2 bayi berat dan panjang lahir tidak normal. Ada hubungan antara Lila dan HB ibu hamil dengan berat dan panjang lahir bayi, tidak terdapat hubungan IMT dengan berat dan panjang badan lahir bayi. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara Lila dan HB ibu hamil dengan berat dan panjang badan lahir bayi, tidak terdapat hubungan signifikan IMT dengan berat dan panjang badan lahir bayi. Diharapkan petugas kesehatan memberikan ANC berkualitas, edukasi gizi dan skrining pada ibu hamil.
Download From Google Drive