Analisis Penatalaksanaan Ketuban Pecah Dini (KPD) Pada Ibu Bersalin Di Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center Kota Pekanbaru Tahun 2022
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Fitri, Sumayyah
Advisor:
Nurhayati
Mardiah, Ainal
Mardiah, Ainal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Ketuban Pecah Dini, Ibu Bersalin, Penatalaksanaan Ketuban Pecah Dini, Penyebab Ketuban Pecah Dini.
DOI:
-
Abstract :
Ketuban pecah dini (KPD) adalah pecahnya atau ruptur selaput ketuban sebelum terjadinya persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penatalaksanaan ketuban pecah dini, mencari tahu juga apa yang menjadi penyebab ketuban pecah dini di Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center tahun 2022. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan desain fenomenologi. Penelitian ini dilaksanakan di rumah sakit Pekanbaru Medical Center kota Pekanbaru pada bulan Februari hingga Maret tahun 2022. Informan pada penelitian ini terdiri dari 1 orang direktur rumah sakit, 1 orang kepala ruangan kebidanan, 2 orang bidan pelaksana dan 5 orang ibu bersalin dengan Ketuban Pecah Dini (KPD). Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan
teknik wawancara mendalam (Indepth Interview), observasi dan telaah dokumen. Intrumen penelitian ini yaitu pedoman wawancara, dan perekam suara. Analisis data yang digunakan yaitu penyajian data berdasarkan
triangulasi data. Hasil penelitian dari segi input yang menjadi kendala alat yang ada di ruangan harus dilakukan pemantauan rutin mengenai kuantitas dan kelayakan alat. Dan yang juga menjdai kendala di dalam input adalah ibu bersalin dengan ketuban pecah dini tidak mengetahui apa yang menjadi penyebab terjadinya ketuban pecah dini. Dari segi proses perlu dilakukan evaluasi rutin untuk kasus yang banyak terjadi di ruangan kebidanan dan
melengkapi laporan-laporan yang ada. Dan dari segi output masih sulit untuk menurunkan angka kejadian ketuban pecah dini karena ibu bersalin dengan ketuban pecah dini banyak berasal dari rujukan instansi kesehatan lain, tidak dari rumah sakit tempat penelitian tersebut.
teknik wawancara mendalam (Indepth Interview), observasi dan telaah dokumen. Intrumen penelitian ini yaitu pedoman wawancara, dan perekam suara. Analisis data yang digunakan yaitu penyajian data berdasarkan
triangulasi data. Hasil penelitian dari segi input yang menjadi kendala alat yang ada di ruangan harus dilakukan pemantauan rutin mengenai kuantitas dan kelayakan alat. Dan yang juga menjdai kendala di dalam input adalah ibu bersalin dengan ketuban pecah dini tidak mengetahui apa yang menjadi penyebab terjadinya ketuban pecah dini. Dari segi proses perlu dilakukan evaluasi rutin untuk kasus yang banyak terjadi di ruangan kebidanan dan
melengkapi laporan-laporan yang ada. Dan dari segi output masih sulit untuk menurunkan angka kejadian ketuban pecah dini karena ibu bersalin dengan ketuban pecah dini banyak berasal dari rujukan instansi kesehatan lain, tidak dari rumah sakit tempat penelitian tersebut.