Efektivitas Kompres Hangat dan Kompres Dingin Terhadap Intensitas Nyeri Luka Perineum Pada Ibu Post Partum di BPM Mawar Kerinci Tahun 2022

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Senggia, Ega
Advisor:
Miharti, Sari Ida
Sari, Vitria Komala
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Kompres Hangat, Kompres Dingin, Nyeri Luka Perineum.
DOI:
-
Abstract :
Setiap ibu yang telah menjalani proses persalinan dengan luka perineum akan
merasakan nyeri, nyeri yang dirasakan oleh setiap ibu post partum menimbulkan dampak yang tidak menyenangkan, sehingga diperlukan manajemen nyeri secara nonfarmakologi yakni dengan kompres hangat dan kompres dingin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kompres hangat dan kompres dingin terhadap intensitas nyeri luka perineum pada
ibu post partum. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experiment dengan rancangan pre-test post-test two group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum yang berada di BPM Mawar Kerinci pada bulan Desember 2021 sebanyak klien. Pada penelitian ini sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 30 responden, yang dibagi atas dua kelompok intervensi yaitu 15 orang kompres dingin dan 15 orang kompres hangat. pretest dinilai sebelum pemberian komres hangat dan dingin dan postest dinilai setelah dilakukan kompres hangat dan dingin. Intervensi ini dilakukan selama 15 menit. Analisa data dalam penelitian ini secara univariatdan bivariat, instrumen penelitian ini berupa lembar observasi dan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa sebelum diberikan kompres hangat dan dingin didapatkan rata-rata responden mengalami nyeri sedang yaitu sebanyak 24 (80%) responden dengan nilai mean 5,13 dan standar deviasi 1,251, setelah diberikan kompres hangat didapatkan rata-rata responden mengalami nyeri ringan yaitu sebanyak 13 (86,7%) responden dengan nilai mean 2,47 dan standar deviasi 1,060, setelah diberikan kompres dingin didapatkan rata-rata responden mengalami nyeri ringan yaitu sebanyak 13 (86,7%) responden dengan nilai mean 2 dan standar deviasi 1,069. Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara terapi kompres hangat dan kompres dingin menggunakan ice gel dengan perbedaan penurunan intensitas nyeri dengan nilai rata-rata 3,33 lebih besar dibandingkan ratarata kompres hangat 2 dengan p value 0,021 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa terapi
kompres dingin menggunakan ice gel lebih efektif dalam mengatasi nyeri luka perineum pada ibu post partum dibandingkan dengan terapi kompres hangat. Disarankan terapi kompres dingin menggunakan ice gel dapat dijadikan sebagai terapi alternative untuk mengatasi nyeri luka perineum pada ibu post partum.
Download From Google Drive