Analisis Penolong Persalinan Dengan Non Tenaga Kesehatan Di Desa Tandai Kabupaten Solok Selatan
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Tristra, Ade Putri Dwi
Advisor:
Hasnita, Evi
Nurhayati
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Persalinan, Tenaga Kesehatan, Budaya.
DOI:
-
Abstract :
Kematian ibu di Indonesia masih banyak terjadi tanpa pertolongan tenaga kesehatan, keterlambatan akses menerima perawatan dan sebagainya. Kurangnya pengetahuan tenaga non kesehatan/dukun bersalin, khususnya yang berkaitan dengan tanda bahaya kehamilan dan persalinan. Tujuan Penelitian untuk menganalisis Persalinan dengan non tenaga kesehatan di Desa Tandai Kabupaten Solok Selatan. Desain penelitian yang digunakan penelitian kualitatif. Informan pada penelitian terdiri dari 1 orang staff dinas kesehatan Kabupaten Solok Selatan, kepala puskesmas Lubuk Gadang, 2 orang bidan, 2 orang kader, 2 orang tokoh masyatakat, 2 orang ibu bersalin, 2 keluarga ibu bersalin, dan 2 orang dukun. Data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Analisa data dilakukan dengan matriks triangulasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa SDM di
Puskesmas dan Desa Tandai sudah cukup berpengalaman dan memiliki sertifikat pelatihan, Sarana dan prasarana di Pustu dan polindes Desa Tandai belum lengkap dan memadai, tidak ada dana khusus untuk ibu persalinan. Dana informan menggunakan BPJS dan dana pribadi, Budaya bersalin di pustu tandai ada meminum minyak goreng, air kembang sepatu untuk memudahkan persalinan, lalu dukun melakukan pemijatan payudara agar ASI keluar lalu acara turun mandi, Kebijakan dari puskesmas mengacu pada kebijakan dinas kesehatan. Faktor yang mempengaruhi persalinan dengan non tenaga kesehatan adalah ekonomi, budaya dan sarana dan prasarana. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa SDM, Sarana dan Prasarana, dana masih belum memadai di Desa Tandai serta budaya bersalin merupakan penyebab banyaknya ibu hamil yang bersalin dengan non tenaga kesehatan. Maka disarankan untuk Puskesmas Lubuk gadang agar meningkatkan lagi promosi dan program pelayanan kesehatan.
Puskesmas dan Desa Tandai sudah cukup berpengalaman dan memiliki sertifikat pelatihan, Sarana dan prasarana di Pustu dan polindes Desa Tandai belum lengkap dan memadai, tidak ada dana khusus untuk ibu persalinan. Dana informan menggunakan BPJS dan dana pribadi, Budaya bersalin di pustu tandai ada meminum minyak goreng, air kembang sepatu untuk memudahkan persalinan, lalu dukun melakukan pemijatan payudara agar ASI keluar lalu acara turun mandi, Kebijakan dari puskesmas mengacu pada kebijakan dinas kesehatan. Faktor yang mempengaruhi persalinan dengan non tenaga kesehatan adalah ekonomi, budaya dan sarana dan prasarana. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa SDM, Sarana dan Prasarana, dana masih belum memadai di Desa Tandai serta budaya bersalin merupakan penyebab banyaknya ibu hamil yang bersalin dengan non tenaga kesehatan. Maka disarankan untuk Puskesmas Lubuk gadang agar meningkatkan lagi promosi dan program pelayanan kesehatan.