Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Nagari Limo Koto Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu Tahun 2021
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Marlina
Advisor:
Hasnita, Evi
Oktavianis
Oktavianis
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Dukungan Keluarga, kejadian stunting.
DOI:
-
Abstract :
Stunting dianggap sebagai suatu gangguan pertumbuhan irreversibel akibat nutrisi yang tidak memadai dan adanya infeksi berulang selama 1000 hari pertama kehidupan. Prevalensi stunting tertinggi di Provinsi Sumatera Barat tahun 2019 terjadi di Kabupaten Mentawai 43,30%, sedangkan Kabupaten Sijunjung berada pada urutan ke 5 (lima) yaitu 30,62%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap
Kejadian Stunting Pada Balita di Nagari Limo Koto Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu Tahun 2021. Jenis penelitian retrospektif dengan desain cross sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di wilayah kerja puskesmas Tanjung Ampalu pada bulan Januari Maret 2022. Populasi semua ibu yang memiliki balita di Nagari Limo Koto berjumlah 794 orang dengan jumlah sampel 88 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Jenis data primer dan sekunder. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner. Data dianalisa secara univariat dan bivariate dengan menggunakan uji chi-Square.Hasil penelitian univariat didapatkan sebagian besar yaitu 50orang (56,8%) responden yang tidakstunting dan sebagian besar yaitu 52 orang (59,1%) responden yang mendapat dukungan keluarga.Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan dukungan keluarga(p value= 0,002 dan OR=4,364) dengan kejadian stunting pada balita di Nagari Limo Koto Wilayah Kerja
Puskesmas Tanjung Ampalu Tahun 2021. Kesimpulan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kejadian stunting pada balita. Untuk itu diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya bidan untuk melakukan upaya pencegahan stunting seperti memberikan penyuluhan tentang pola asuh makan yang baik kepada keluarga.
Kejadian Stunting Pada Balita di Nagari Limo Koto Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu Tahun 2021. Jenis penelitian retrospektif dengan desain cross sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di wilayah kerja puskesmas Tanjung Ampalu pada bulan Januari Maret 2022. Populasi semua ibu yang memiliki balita di Nagari Limo Koto berjumlah 794 orang dengan jumlah sampel 88 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Jenis data primer dan sekunder. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner. Data dianalisa secara univariat dan bivariate dengan menggunakan uji chi-Square.Hasil penelitian univariat didapatkan sebagian besar yaitu 50orang (56,8%) responden yang tidakstunting dan sebagian besar yaitu 52 orang (59,1%) responden yang mendapat dukungan keluarga.Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan dukungan keluarga(p value= 0,002 dan OR=4,364) dengan kejadian stunting pada balita di Nagari Limo Koto Wilayah Kerja
Puskesmas Tanjung Ampalu Tahun 2021. Kesimpulan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kejadian stunting pada balita. Untuk itu diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya bidan untuk melakukan upaya pencegahan stunting seperti memberikan penyuluhan tentang pola asuh makan yang baik kepada keluarga.